Penerapan Lay out Fasilitas Produksi dalam Proses Produksi Biofuel Kopra pada PT. Perkebunan Nusantara XII (Persero) Unit Usaha Strategik Kotta Blater di Jember
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Abstract
Biofuel adalah bahan bakar minyak hayati yang merupakan bahan baker
pengganti alternatif dari bahan bakar minyak berbasis fosil yang tidak dapat
diperbaharui, biofuel bersifat terbarukan dan lebih ramah lingkungan. Pengembangan
biofuel dinilai sangat potensial dan strategis yang berdimensi jangka panjang karena
kebutuhan akan bahan bakar minyak semakin meningkat.
Proses produksi merupakan hal yang sangat penting karena pelaksanaan
proses produksi yang baik dan sesuai dengan sistem akan menghasilkan produk yang
diharapkan. Kegiatan proses produksi akan melibatkan beberapa faktor produksi yaitu
teknologi yang dimiliki oleh perusahuan sumber daya yang berkualitas, kelancaran
ketersediaan bahan yang sesuai serta semua faktor yang mendukung kelancaran
proses produksi sehingga mampu memberikan keuntungan bagi perusahaan. Lay out
fasilitas produksi merupakan keseluruhan bentuk dan penempatan fasilitas-fasilitas
yang diperlukan di dalam proses produksi. Suatu proses produksi memerlukan
peralatan-peralatan, perlengkapan-perlengkapan, mesin-mesin atau fasilitas-fasilitas
produksi. Fasilitas-fasilitas tersebut harus diatur sesuai dengan kebutuhan proses
produksi sehingga produk yang dihasilkan dapat diproduksi dengan jumlah dan
kualitas yang sesuai, dapat diselesaikan tepat waktu dan dengan biaya yang rendah.
Penerapan lay out fasilitas produksi merupakan hal yang penting dalam melakukan
produksi dalam perusahaan terutama menyangkut kelancaran proses produksinya agar
lebih efektif dan efisien. Tujuan dari penelitian ini adalah ingin mengetahui dan mendiskripsikan
bagaimana penerapan lay out fasilitas produksi dalam proses produksi biofuel kopra
pada PT. Perkebunan Nusantara XII (Persero) Unit Usaha Strategik Kotta Blater di
Jember. Hasil dari penelitian yang peneliti lakukan adalah proses produksi biofuel
kopra pada PT. Perkebunan Nusantara XII (Persero) Unit Usaha Strategik Kotta
Blater bersifat terus menerus karena proses produksinya dilakukan mulai dari bahan
mentah yang dikerjakan mengalir secara berurutan melalui tingkat pengerjaansampai
menjadi barang jadi. Susunan lay out yang digunakan olch perusahaan adalah lay out
*garis atau produk, dimana letak susunan lay out fasilitas produksi berurutan sesuai
dengan urutan proses produksinya, tetapi pada pabrik processing biofuel kopra,
penempatan lay out fasilitas produksinya sebagian tidak berurutan sesuai dengan
urutan proses produksi sehingga terkesan kurang efisien pada jarak dan waktu tempuh
antar bagian. Tipe penelitian yang digunakan adalah tipe penelitian deskriptif dengan
paradigma kualitatif adalah memberikan gambaran terhadap proses produksi yang
menggunakan lay out fasilitas produksi. Permasalahan pada penelitian ini adalah
bagaimana penerapan lay out fasilitas produksi dalam proses produksi biofuel kopra
pada PT. Perkebunan Nusantara XII (Persero) Unit Usaha Strategik Kotta Blater di
Jember. Kesimpulan dari penelitian ini adalah adanya penerapan lay out fasilitas
produksi dalam proses produksi pada PT. Perkebunan Nusantara XII (Persero) Unit
Usaha Strategik Kotta Blater untuk meningkatkan tingkat efisiensi dalam kelancaran
proses produksi sehingga target produksi yang ditetapkan dapat tercapai.
Description
Reupload file repository 7 April 2026_Rudy/Halima
