Tindak Tutur Direktif pada Video Iklan Penanggulangan Virus Covid-19 di Media Sosial Youtube dan Pemanfaatannya Sebagai Alternatif Materi Pembelajaran Teks Persuasi di Kelas viii SMP
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Abstract
Bahasa sebagai alat komunikasi manusia mencakup tindak tutur, termasuk
ilokusi yang memiliki lima jenis: asertif, direktif, ekspresif, komisif, dan
deklarasi. Tindak tutur direktif bertujuan meminta tindakan dari pendengar. Selain
itu, terdapat berbagai modus tuturan seperti deklaratif, imperatif, dan interogatif.
Dalam iklan layanan masyarakat, bahasa digunakan untuk menyampaikan pesan
sosial, termasuk isu kesehatan seperti Covid-19. Selama pandemi, pemerintah
memanfaatkan YouTube untuk menyebarkan informasi pencegahan, seperti
memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan.
Penelitian ini menggunakan rancangan berbasis teori pragmatik dengan data
berupa kata, kalimat, dan gambar dalam video iklan penanggulangan Covid-19 di
YouTube. Data dikumpulkan melalui teknik simak, bebas, dan cakap. Data
kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, prosedur analisis,
kesimpulan, dan verifikasi. Instrumen penelitian mencakup instrumen utama dan
pendukung, dengan prosedur penelitian terdiri dari tahap persiapan, pelaksanaan,
dan penyelesaian.
Penelitian ini menemukan bahwa tindak tutur direktif dalam iklan
penanggulangan Covid-19 digunakan untuk memengaruhi tindakan mitra tutur.
Bentuknya meliputi: (1) permintaan, seperti ajakan mencuci tangan tanpa kesan
paksaan; (2) pertanyaan, untuk memperoleh informasi atau klarifikasi, misalnya
tentang kebiasaan mencuci tangan; (3) perintah, berupa instruksi langsung dengan
kata seperti wajib untuk mematuhi protokol kesehatan; (4) larangan, dengan kata
jangan, seperti larangan berkumpul saat pandemi; dan (5) nasihat, berupa anjuran
edukatif.
Penelitian ini membuktikan efektivitas tindak tutur direktif dalam
menyampaikan pesan edukatif dan memengaruhi perilaku masyarakat. Modus
tuturan dalam iklan penanggulangan Covid-19 mencakup: (1) deklaratif untuk
memberikan informasi; (2) optatif untuk harapan atau permohonan; (3) imperatif
untuk perintah, larangan, atau instruksi; (4) interogatif untuk meminta informasi
atau klarifikasi; (5) obligatif untuk menyatakan keharusan atau kewajiban; dan (6)
desideratif untuk menyampaikan keinginan atau harapan persuasif. Pemanfaatan
tindak tutur direktif dan modus tuturan ini sesuai dengan KD 4.14 dalam
Kurikulum 2013 Bahasa Indonesia kelas VIII, yaitu menyajikan teks persuasi
secara lisan maupun tertulis.
Hasil penelitian ini disarankan untuk dijadikan bahan diskusi oleh
mahasiswa program studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, khususnya
dalam mata kuliah Pragmatik. Kajian tindak tutur direktif diharapkan dapat
dikembangkan lebih mendalam oleh peneliti selanjutnya, sementara guru Bahasa
Indonesia dianjurkan memanfaatkannya sebagai sumber belajar materi teks
persuasi untuk kelas VIII SMP/MTs. Selain itu, penelitian ini juga disarankan
untuk digunakan sebagai bahan diskusi dalam perkuliahan oleh pengajar
pragmatik.
Description
Reupload File Repositori 4 Februari 2026_Teddy/Hendra
