Karakterisasi Galur Padi Merah Generasi BC5F1 Hasil Pemuliaan Silang Balik antara Varietas Inpari 32 dan Merah Wangi
Loading...
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
FAKULTAS PERTANIAN
Abstract
Meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pola konsumsi
sehat mendorong kebutuhan akan diversifikasi produk padi sebagai pangan pokok
yang berpotensi ditingkatkan nilai gizinya. Salah satu bentuk diversifikasi tersebut
adalah padi beras merah yang kaya akan senyawa bioaktif dan antioksidan, namun
pengembangannya masih terbatas karena jumlah varietas unggul yang tersedia
relatif sedikit. Oleh karena itu, diperlukan program pemuliaan untuk menghasilkan
galur padi merah baru yang memiliki produktivitas tinggi serta karakter agronomis
yang baik. Varietas Merah Wangi digunakan sebagai tetua donor karena memiliki
perikarp merah, sedangkan Inpari 32 digunakan sebagai tetua berulang karena
berdaya hasil tinggi dan beradaptasi luas pada lahan sawah irigasi. Program
pemuliaan dilakukan menggunakan metode Marker-Assisted Backcrossing
(MABC). Seleksi molekuler dilakukan secara bertahap, yaitu menggunakan marka
Bradbury untuk memilih tanaman BC₅F₁ bergenotipe homozigot non-aromatik,
kemudian dilanjutkan dengan marka gen Rc untuk mengidentifikasi alel pengendali
warna perikarp merah. Hasil analisis molekuler menunjukkan adanya
ketidaksesuaian antara genotipe dan fenotipe pada sebagian tanaman BC₅F₁
sehingga klasifikasi segregasi dilakukan berdasarkan fenotipe warna perikarp
setelah panen. Dari 30 tanaman BC₅F₁ yang diamati diperoleh 9 tanaman
berperikarp merah dan 21 tanaman berperikarp putih dengan pola segregasi yang
tidak sesuai dengan rasio teoritis hasil persilangan balik. Evaluasi karakter
agronomi menunjukkan bahwa tinggi tanaman, umur berbunga, panjang malai,
jumlah gabah per malai, dan bobot 1.000 butir memiliki tingkat homogenitas yang
tinggi. Jumlah anakan total, jumlah anakan produktif, dan persentase gabah hampa
menunjukkan keragaman sedang, sedangkan bobot gabah isi per rumpun masih
menunjukkan tingkat heterogenitas pada generasi BC₅F₁
Description
Finalisasi Hasyim/Agustus 2026
