Hubungan Ketahanan Pangan Dan Perilaku Keluarga Sadar Gizi (Kadarzi) Dengan Kejadian Stunting Pada Balita Keluarga Petani (Studi DI Desa Rawan Pangan Kecamatan Ledokombo Kabupaten Jember)

dc.contributor.authorRegita Nur Azizah
dc.date.accessioned2026-02-20T02:47:04Z
dc.date.issued2024-06-11
dc.descriptionReupload file repository 20 februari 2026_agus/feren
dc.description.abstractStunting merupakan suatu kondisi terjadinya gagal tumbuh pada anak usia 0-59 bulan yang disebabkan karena kekurangan gizi kronis, sehingga menyebabkan anak terlihat lebih pendek jika dibandingkan dengan anak di kalangan usianya. Prevalensi stunting berdasarkan hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2022 menunjukkan angka 21,6% dan di provinsi Jawa Timur sebesar 19,2%. Kabupaten Jember menduduki peringkat pertama stunting tertinggi se-Jawa Timur dengan persentase 34,9%, sedangkan di Puskesmas Ledokombo sebesar 13,3%. Meskipun prevalensi stunting di Kecamatan Ledokombo telah mencapai target 14%, namun masih terdapat 2 desa yang menjadi desa rawan pangan, yaitu Desa Karang Paiton dan Slateng. Kondisi desa yang dikategorikan rawan pangan dapat menjadi salah satu faktor pemicu meningkatnya angka stunting. Stunting pada balita disebabkan oleh 2 faktor, yaitu penyebab langsung meliputi asupan makanan dan penyakit infeksi, sedangkan penyebab tidak langsung meliputi kerawanan pangan rumah tangga, pola asuh, kesehatan lingkungan, dan pelayanan kesehatan. Dengan demikian, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara ketahanan pangan dan perilaku Keluarga Sadar Gizi (KADARZI) dengan kejadian stunting pada balita keluarga petani di desa rawan pangan Kecamatan Ledokombo Kabupaten Jember. Penelitian ini menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan cross sectional, yang dilakukan di Desa Karang Paiton dan Slateng Kecamatan Ledokombo pada bulan Februari hingga Maret 2024 dengan sampel sebanyak 103 ibu balita keluarga petani yang didapatkan secara simple random sampling. Teknik pengumpulan data berupa wawancara menggunakan kuesioner yang meliputi karakteristik balita (usia, jenis kelamin, dan status gizi), karakteristik keluarga (pendidikan, pendapatan, dan jumlah anggota keluarga), status ketahanan pangan menggunakan kuesioner US-HFFSM, dan indikator perilaku KADARZI (menimbang berat baadn balita secara teratur, memberikan ASI eksklusif hingga berusia 6 bulan, mengonsumsi beraneka ragam pangan, menggunakan garam beryodium, dan mengonsumsi suplementasi gizi). Data kejadian stunting didapatkan melalui pengukuran TB/U. Data kemudian dianalisis menggunakan uji Chi Square pada software SPSS. Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa karakteristik balita di desa rawan pangan Kecamatan Ledokombo Kabupaten Jember sebagian besar berada di rentang usia 37-48 bulan (36,9%), berjenis kelamin laki-laki (50,5%) dan lebih banyak tidak mengalami stunting (57,3%). Sedangkan hasil karakteristik keluarga petani didapatkan sebagian besar orangtua berpendidikan rendah dengan persentase pendidikan ibu (77,7%) dan pendidikan ayah (66%). Sebagian besar pendapatan keluarga dikategorikan berpendapatan rendah (83,5%) dan jumlah anggota dalam 1 keluarga didominasi >4 orang (80,6%). Status ketahanan pangan pada keluarga petani di desa rawan pangan Kecamatan Ledokombo sebagian besar dikategorikan rawan pangan (74,8%) sedangkan rumah tangga yang tahan pangan (25,2%). Rawan pangan yang terjadi pada keluarga petani disebabkan karena kurangnya ketersediaan dan akses terhadap pangan sehingga mengakibatkan tidak terpenuhinya asupan makanan yang cukup dan bergizi. Selain itu, penerapan perilaku KADARZI pada keluarga petani di desa rawan pangan Kecamatan Ledokombo Kabupaten Jember sebagian besar belum dikatakan baik (76,7%). Terdapat 2 indikator yang belum diterapkan dengan baik dan belum mencapai target 80%, yaitu mengonsumsi aneka ragam pangan ditinjau dari aspek Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (38,8%) dan menggunakan garam beryodium (62,1%). Sedangkan hasil analisis bivariat menggunakan uji Chi Square menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara ketahanan pangan (p=<0,001, OR=14,400) dan perilaku KADARZI (p=<0,001, OR=12,486) dengan kejadian stunting pada balita keluarga petani di desa rawan pangan Kecamatan Ledokombo. Penelitian ini menunjukkan bahwa rumah tangga rawan pangan memiliki kecenderungan mengalami stunting pada balita sebesar 14,4 kali dibandingkan dengan rumah tangga tahan pangan. Selain itu, keluarga yang belum menerapkan perilaku KADARZI dengan baik memiliki kecenderungan mengalami stunting pada balita sebesar 12,486 kali dibandingkan dengan keluarga yang telah menerapkan perilaku KADARZI dengan baik. Saran yang dapat diberikan yaitu Dinas Kesehatan Kabupaten Jember dan Puskesmas Ledokombo dapat mengoptimalkan penerapan Perilaku Keluarga Sadar Gizi (KADARZI) sebagai salah satu upaya pencegahan stunting pada balita, melakukan survei dan pengawasan penggunaan garam beryodium, menetapkan program Gemar Konsumsi Protein dengan memanfaatkan bahan pangan lokal, serta melakukan pemberdayaan masyarakat terkait mandiri pangan dengan memanfaatkan potensi pangan lokal. Adapun saran untuk masyarakat yaitu dapat memahami dan menerapkan 5 indikator KADARZI sebagai upaya dalam pencegahan stunting dan dapat memanfaatkan pekarangan kosong di sekitar rumah sebagai sumber bahan pangan keluarga. Saran yang diberikan untuk penelitian selanjutnya yaitu dapat menganalisis lebih lanjut terkait hubungan karakteristik balita dan keluarga dengan kejadian stunting, dapat melakukan analisis multivariat variabel, dan dapat menganalisis masing-masing indikator perilaku KADARZI supaya mengetahui indikator yang lebih berpengaruh terhadap kejadian stunting.
dc.description.sponsorshipDPU: Dr. Leersia Yusi Ratnawati, S.KM., M.Kes., DPA:Dhuha Itsnanisa Adi, S.Gz., M.Kes.,
dc.identifier.urihttps://repository.unej.ac.id/handle/123456789/3847
dc.language.isoother
dc.publisherFakultas Kesehatan Masyarakat
dc.subjectStunting
dc.subjectKetahanan Pangan
dc.titleHubungan Ketahanan Pangan Dan Perilaku Keluarga Sadar Gizi (Kadarzi) Dengan Kejadian Stunting Pada Balita Keluarga Petani (Studi DI Desa Rawan Pangan Kecamatan Ledokombo Kabupaten Jember)
dc.typeOther

Files

Original bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
Regita Nur Azizah - 202110101030.pdf
Size:
2.99 MB
Format:
Adobe Portable Document Format

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed to upon submission
Description: