Strategi Bertahan Hidup Buruh Tani (Studi Kasus di Desa Purwodadi Kecamatan Gambiran Kabupaten Banyuwangi)

dc.contributor.authorNovisa Ayu Pratiwi
dc.date.accessioned2026-07-09T04:23:12Z
dc.date.issued2026-06-29
dc.descriptionValidasi file repositori 09 Juli 2026_Firli
dc.description.abstractSkripsi ini membahas mengenai strategi bertahan hidup buruh tani Di Desa Purwodadi Kecamatan Gambiran Kabupaten Banyuwangi. Petani di Indonesia mayoritas masuk golongan petani kecil yang di dalamnya termasuk juga buruh tani. Buruh tani adalah seseorang yang bekerja di lahan milik orang lain untuk mendapatkan hasil atau upah dari pemilik lahan. Pekerjaan yang dilakukan buruh tani adalah seperti mengolah, membersihkan dan memanen lahan atau kebun di mana buruh tani bekerja. Jika dilihat dari kepemilikan lahan, buruh tani merupakan status yang sangat rendah. Keterbatasan dalam kepemilikan lahan menyebabkan penghasilan buruh tani tidak menentu sehingga memaksa mereka untuk hidup apa adanya bahkan serba kekurangan. Dalam hal ini dapat dilihat bahwasanya buruh petani adalah penyumbang terbesar angka kemiskinan di pedesaan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik penentuan informan menggunakan purposive sampling atau dengan kriteria tertentu. Data diperoleh melalui observasi, wawancara terhadap empat buruh tani sebagai informan primer, serta tiga informan sekunder yaitu istri dari buruh tani analisis data dilakukan melalui tahapan pengumpulan data, reduksi data, menyajikan data, pengambilan kesimpilan. Keabsahan data dilakukan dengan menggunakan triangulasi sumber, triangulasi teknik, triangulasi waktu. Teori yang digunakan dalam penelitian ini merupakan teori mekanisme survival dari James C scott. Hasil dari penelitian menunjukan beberapa strategi yang dilakukanoleh buruh tani di Desa Purwodadi Kecamatan Gambiran Kabupaten Banyuwangi antara lain adalah Alternatif Subsistensi dengan mencari pekerjaan sampingan sebagai buruh serabutan, buruh bangunan, tukang dan buruh ternak. Sedangkan anggota keluarga. khususnya istri buruh tani ikut membantu memenuhi ekonomi keluarga dengan bekerja di warung, membantu bekerja menjadi buruh tani, ngasak, buruh bersih-bersih dan buruh ternak. Menggunakan relasi atau jaringan sosial dimanfaatkan oleh buruh tani untuk mendapatkan pekerjaan, meminjam kepada kesaudara, ataupun pemilik lahan saat keadaan mendesak dan sangat-sangat membutuhkan uang, serta menggadai barang berharga. Mengikat sabuk lebih kencang, buruh tani hidup dengan cara hidup sederhana, berhemat dalam berbelanja, irit dan tidak boros, memanfaatkan hasil kebun sendiri, memilah-milah undangan dari relasi.
dc.description.sponsorshipDosen Pembimbing Utama: Drs. Joko Mulyono, M.Si.
dc.identifier.urihttps://repository.unej.ac.id/handle/123456789/10851
dc.language.isoother
dc.publisherFakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
dc.subjectBuruh Tani
dc.subjectStrategi Bertahan Hidup
dc.subjectKemiskinan
dc.titleStrategi Bertahan Hidup Buruh Tani (Studi Kasus di Desa Purwodadi Kecamatan Gambiran Kabupaten Banyuwangi)
dc.typeOther

Files

Original bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
Tugas Akhir Novisa Ayu Pratiwi unej.pdf
Size:
1.11 MB
Format:
Adobe Portable Document Format

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed to upon submission
Description: