Analisis Kadar Kalsium dan Daya Terima Brownies Dengan Penambahan Tepung Ikan Teri (Stolephorus spp) dalam Upaya Pencegahan Osteoporosis
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Kesehatan Masyarakat
Abstract
Penyakit osteoporosis merupakan masalah kesehatan publik yang serius.
Wanita dengan umur kurang dari 70 tahun di Indonesia memiliki tingkat
prevalensi osteoporosis sebanyak 18-30%. Jawa Timur merupakan salah satu
provinsi dari lima provinsi di Indonesia yang memiliki risiko osteoporosis
tertinggi sebesar 21,42%. Masalah osteoporosis dapat disebabkan oleh rendahnya
asupan kalsium. Kalsium mempunyai peran yang sangat penting dalam
mempertahankan kepadatan tulang dan mineralisasi tulang. Ikan teri adalah jenis
ikan yang kaya akan kalsium dan dapat memberikan manfaat untuk kesehatan
tulang. Produksi ikan teri di Kabupaten Jember berdasarkan Badan Pusat Statistik
(2017) sebesar 73,43 ton/tahun. Ikan teri dapat diversifikasikan menjadi tepung
yang kemudian ditambahkan ke dalam produk makanan seperti brownies. Data
Statistika Konsumsi Pangan (2015), menyatakan jumlah konsumsi kue basah
meraih 1,245 kg/Kapita/Minggu. Brownies merupakan kue semi basah yang tinggi
akan kadar lemak dan karbohidrat yang berasal dari tepung terigu, serta sedikit
kadar serat dan kalsium. Oleh karena itu dibutuhkan inovasi untuk meningkatkan
kadar kalsiumnya yaitu dengan ditambahkan bahan dasar lain yang kaya akan
nutrisi terutama kalsium seperti tepung ikan teri. Tujuan penelitian ini melakukan
analisis kadar kalsium dan daya terima brownies dengan penambahan tepung ikan
teri 10%, 15%, dan 20% dalam mencegah osteoporosis.
Description
reeapload 2026 Rudi H
