Kompleksitas Kebutuhan Tokoh dalam Novel Sewu Dino: Kajian Psikologi Humanistik Abraham Maslow
| dc.contributor.author | Anggi Kurniawan | |
| dc.date.accessioned | 2026-06-26T02:27:01Z | |
| dc.date.issued | 2026-01-10 | |
| dc.description | Reuploud Repository hasyim Juni 2026 Approved by Teddy | |
| dc.description.abstract | Kajian dilatarbelakangi oleh keterkatian pemenuhan kebutuhan tokoh-tokoh dalam novel Sewu Dino karya Simpleman berdasarkan teori psikologi humanistik Abraham Maslow. Tema secara keseluruhan berkaitan dengan perjuangan tokoh utama dalam usahanya untuk memenuhi kebutuhan finansial dan rasa aman. Konflik antara manusia dan makhluk gaib dalam novel menunjukkan pengorbanan fisik dan batin sehingga memperkuat adanya usaha untuk memenuhi kebutuhan tertentu. Berdasarkan alasan tersebut, novel Sewu Dino layak dikaji menggunakan teori psikologi humanistik Abraham Maslow yang mendeskripsikan kebutuhan masing-masing tokoh. Tujuan dari kajian ini yaitu mendeskripsikan keterkaitan antarunsur struktural dan kompleksitas kebutuhan tokoh ditinjau dalam perspektif psikologi humanistik Abraham Maslow dan pemaknaan terhadap kompleksitas tersebut. Metode penelitian yang digunakan dalam skripsi yaitu pendekatan kualitatif yang menekankan pada analisis deskriptif. Objek material yang digunakan dalam skripsi yaitu novel Sewu Dino karya Simpleman. Objek formal yaitu keterkaitan antarunsur struktural dan kompleksitas kebutuhan tokoh dengan menggunakan teori struktural dan teori psikologi humanistik Abraham Maslow. Satuan analisis dalam skripsi berupa kalimat dan paragraf yang memuat unsur struktural dan aspek psikologi humanistik masing-masing tokoh. Hasil analisis struktural menunjukkan keterkaitan antarunsur struktural tema, penokohan dan perwatakan, konflik, dan latar. Tema mayor yaitu perjuangan dan pengorbanan tokoh utama Sri Rahayu dalam usahanya untuk memenuhi kebutuhan finansial, dan rasa aman. Tema mayor diperkuat keeradaanya dengan adanya tema minoe. Tema minor berkaitan dengan tokoh tambahan yaitu Karsa Atmojo, Dela Atmojo, dan Dini. Konflik yang terjadi yaitu konflik fisik dan konflik batin. Konflik fisik dialami oleh tokoh Sri, Karsa, Dela, Dini, Mbah Tamin, Sengarturih, Erna, dan Sabdo Kuncoro. Konflik batin dialami oleh tokoh Sri dan Pak Jatmiko. Unsur latar memiliki keterkaitan pada pengembangan alur cerita yaitu latar tempat yang menunjukkan wilayah Jawa Timur, latar waktu yang menunjukkan tahun 2000-an, dan latar sosial yang masih memiliki kepercayaan kuat akan kebudayaan Jawa kuno. Analisis kompleksitas kebutuhan tokoh sesuai dengan teori Abraham Maslow menunjukkan usaha pemenuhan kebutuhan masing-masing tokoh. Tokoh Sri memenuhi lima kebutuhan tersebut secara utuh. Kebutuhan yang paling dominan ialah pemenuhan rasa aman. Rasa aman dan harga diri mendorong Sri untuk mencapai tahap aktualisasi diri dengan mengoptimalkan potensi diri yaitu sikap kerja keras dan dorongan untuk hidup lebih bermartabat. Pemaknaan dari dominasi kebutuhan rasa aman menunjukkan bahwa individu mampu lepas dari situasi sosial yang menindas dan tidak aman apabila berusaha dengan maksimal dan berani melawan. Tokoh Karsa memenuhi kelima kebutuhan secara utuh. Kebutuhan Karsa yang paling dominan yaitu kebutuhan harga diri. Pemaknaan kebutuhan harga diri sebagai kebutuhan yang mendominasi ialah individu kelas atas tidak lagi berjuang untuk bertahan hidup, melainkan berorientasi pada pemeliharaan martabat, kehormatan, dan otoritas moral. Tokoh Dela mampu memenuhi kebutuhan secara utuh. Kebutuhan Dela yang dominan yaitu kebutuhan rasa aman. Pemaknaan kebutuhan rasa aman sebagai kebutuhan yang mendominasi ialah manusia dapat menumbuhkan sikap moral dan empati secara utuh apabila kebutuhan dasar, khususnya rasa aman dan cinta, telah terpenuhi. Tokoh Dini hanya mampu memenuhi empat kebutuhan, hal itu disebabkan tidak terpenuhinya kebutuhan rasa aman dan harga diri secara utuh yang didasari ketakutan akan tidak terpenuhinya kebutuhan finansial. Pemaknaan kebutuhan rasa aman sebagai kebutuhan yang mendominasi ialah individu dapat terjebak dalam suatu sistem yang menindas apabila lingkungan sosial dan karakter personal tidak mendukung. | |
| dc.description.sponsorship | Dosen Pembimbing Utama: Dra. Titik Maslikatin, M.Hum. | |
| dc.identifier.uri | https://repository.unej.ac.id/handle/123456789/10116 | |
| dc.language.iso | other | |
| dc.publisher | Fakultas Ilmu Budaya | |
| dc.subject | Novel Sewu Dino | |
| dc.subject | Kajian Psikologi Humanistik | |
| dc.subject | Abraham Maslow | |
| dc.title | Kompleksitas Kebutuhan Tokoh dalam Novel Sewu Dino: Kajian Psikologi Humanistik Abraham Maslow | |
| dc.type | Other |
