Analisis Fenetik Mikroalga di Sungai Tancak Maesan Lereng yang Timur Argopuro Perhutani KPH Bondowoso
| dc.contributor.author | Anggun Restu Kurniawati | |
| dc.date.accessioned | 2026-02-24T02:32:42Z | |
| dc.date.issued | 2025-07-01 | |
| dc.description | Entry oleh Arif 2026 Februari 24 | |
| dc.description.abstract | Mikroalga merupakan kelompok organisme yang bersifat autotrof, mampu berfotosintesis, dan banyak ditemukan di perairan. Keanekaragaman mikroalga tercatat berkisar antara 200.000 – 800.000 spesies. Keberadaannya sangat penting dalam rantai makanan karena berperan sebagai produsen utama. Sungai Tancak Maesan yang termasuk dalam kawasan Perhutani menjadi salah satu preferensi habitat mikroalga. Aktivitas wisatawan dan pekerja perkebunan yang membersihkan tubuh menggunakan sabun di kawasan aliran sungai, serta pergantian tanaman dapat mempengaruhi keberadaan mikroalga karena berdampak pada penurunan kualitas air dan populasi mikroalga. Langkah yang diperlukan adalah inventarisasi mikroalga untuk mengetahui keanekaragaman jenis. Keanekaragaman mikroalga yang tinggi menghasilkan variasi morfologi, namun plastisitas bentuk menjadi kendala dalam identifikasi. Oleh karena itu, karakterisasi morfologi dan anatomi diperlukan untuk memperkuat data dasar identifikasi dan menganalisis hubungan fenetik antar spesies. Penelitian di bidang analisis fenetik mikroalga masih terbatas dan perlu dikembangkan lebih lanjut. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui keanekaragaman jenis, parameter abiotik, dan analisis fenetik mikroalga di Sungai Tancak Maesan, dan menghasilkan book chapter. Penelitian ini dilaksanakan di Sungai Tancak Maesan Lereng Yang Timur Perhutani KPH Bondowoso yang berada di Dusun Dawuhan, Desa Suco Lor, Kecamatan Mesan, Bondowoso, Jawa Timur. Jenis penelitian menggunakan deskriptif kuantitatif dan pengumpulan data menggunakan teknik purposive sampling untuk mengumpulkan data langsung di lokasi penelitian. Pengambilan sampel menggunakan plankton net ukuran 30 µm. Identifikasi dilakukan di Laboratorium Zoologi, FKIP, Universitas Jember. Mikroalga yang ditemukandilakukan karakterisasi berdasarkan ciri morfologi dan anatomi. Data karakter dianalisis dengan pendekatan numerik fenetik dan dikonstruksikan dalam bentuk fenogram menggunakan UPGMA serta indeks similaritas Jaccard dengan bantuan software MVSP 3.1 dan PFE. Hasil penelitian ditemukan 11 spesies mikroalga yaitu Cymbella sp., Surirella sp., Navicula sp., Amphora ovalis, Nitzschia palea, Synedra ulna, Pinnularia sp., Rhopalodia gibba, Achnanthes inflata, Spirogyra sp., dan Microspora sp. Rerata indeks keanekaragaman mikroalga di Sungai Tancak Maesan memiliki nilai dalam kategori sedang (1 ≤ H’ ≤ 3) yaitu 1,9739. Analisis fenetik menghasilkan fenogram yang terbentuk dua klaster utama pada koefisien 0,2 yaitu klaster A (Microspora sp. dan Spirogyra sp.) dan klaster B (Synedra ulna Achnanthes inflata, Navicula sp., Rhopalodia gibba, Pinnularia sp., Amphora ovalis, Surirella sp., Nitzschia palea, dan Cymbella sp.). Pada analisis indeks similaritas Jaccard, spesies yang memiliki kekerabatan paling dekat adalah Achnanthes inflata dan Navicula sp. dengan 0,833. Book chapter disusun dari hasil penelitian mengenai mikroalga di Sungai Tancak Maesan dan analisis fenetiknya. Persentase rerata hasil validasi diperoleh 89,96%, yang mana produk book chapter ini termasuk dalam kategori sangat layak digunakan untuk pembaca. | |
| dc.description.sponsorship | DPU : Dr. Sulifah Aprilya Hariani, S.Pd., M.Pd. DPA : Abdu Rohman, S.Si., M.Sc. | |
| dc.identifier.uri | https://repository.unej.ac.id/handle/123456789/4187 | |
| dc.language.iso | other | |
| dc.publisher | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan | |
| dc.subject | Analisis Fenetik | |
| dc.subject | Mikroalga | |
| dc.title | Analisis Fenetik Mikroalga di Sungai Tancak Maesan Lereng yang Timur Argopuro Perhutani KPH Bondowoso | |
| dc.type | Other |
