Implementasi Fisioterapi Dada Pada Anak Bronkopneumonia Dengan Masalah Keperawatan Bersihan Jalan Napas Tidak Efektif di Ruang Melati RS Wijaya Kusuma Lumajang
| dc.contributor.author | Finky Nurfita Sari | |
| dc.date.accessioned | 2026-02-19T06:23:02Z | |
| dc.date.issued | 2025-06-25 | |
| dc.description | Reupload Repositori File 19 Februari 2026_Kholif Basri | |
| dc.description.abstract | Produksi sputum yang meningkat dan ketidakmampuan batuk yang efektif pada Bronkopneumonia dapat menyebabkan bersihan jalan napas tidak efektif. Salah satu implementasi yang bisa dilakukan untuk membantu membersihkan jalan napas pada pasien bronkopneumonia adalah fisioterapi dada. Tujuan tugas akhir ini yaitu mengidentifikasi intervensi fisioterapi dada pada anak yang mengalami bersihan jalan napas tidak efektif di Ruang Melati RS Wijaya Kusuma Lumajang. Desain penelitian menggunakan studi kasus. Partisipan adalah An.Z yang menjalani rawat inap pada tanggal 02 Januari s/d 04 Januari 2025 di Ruang Melati RS Wijaya Kusuma Lumajang dengan diagnosis bronkopneumonia dalam rekam medis pasien, kesadaran composmentis, usia 0-2 tahun, memenuhi 80% tanda dan gejala mayor bersihan jalan napas tidak efektif (batuk tidak efektif, ketidakmampuan batuk, peningkatan produksi sputum, mengi dan/atau ronchi), orang tua memberikan persetujuan dengan menandatangani informed consent. Intervensi yang dilakukan adalah fisioterapi dada dilakukan dengan durasi 10-15 menit per sesi, sebanyak 1x sehari selama 3 hari. Hasil setelah dilakukan implementasi fisioterapi dada selama 3 hari terdapat tanda perubahan klinis seperti bersihan jalan napas meningkat ditandai dengan batuk efektif meningkat, produksi sputum menurun (dari 5 cc di hari pertama, 3 cc di hari ke dua dan 1 cc di hari ke tiga), tidak ditemukan ronchi pada seluruh lapang paru, dispnea menurun, frekuensi napas membaik (dari 28 x/menit di hari pertama, 26 x/menit dihari ke dua dan 24 x/menit di hari ke tiga), pola napas eupnea (inspirasi dan ekspirasi seimbang). Hasil ini menunjukkan bahwa fisioterapi dada dapat menjadi intervensi pendukung yang efektif di samping terapi farmakologis untuk menunjang pemulihan pasien dengan masalah keperawatan bersihan jalan napas tidak efektif. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi dan referensi bagi penulis selanjutnya, untuk menggabungkan dengan intervensi keperawatan lain supaya bersihan jalan napas lebih efektif sehingga dapat meningkatkan tindakan keperawatan fisioterapi dada pada pasien anak dengan bronkopneumonia. | |
| dc.description.sponsorship | Dosen Pembimbing Utama : Nurul Hayati S. Kep., Ners., M. M Dosen Pembimbing Anggota: Musviro S. Kep., Ners., M. Kes | |
| dc.identifier.other | Kholif Basri | |
| dc.identifier.uri | https://repository.unej.ac.id/handle/123456789/3766 | |
| dc.language.iso | other | |
| dc.publisher | Fakultas Keperawatan | |
| dc.subject | Bronkopneumonia | |
| dc.subject | bersihan jalan napas tidak efektif | |
| dc.subject | fisioterapi dada | |
| dc.title | Implementasi Fisioterapi Dada Pada Anak Bronkopneumonia Dengan Masalah Keperawatan Bersihan Jalan Napas Tidak Efektif di Ruang Melati RS Wijaya Kusuma Lumajang | |
| dc.type | Other |
