Analisis Risiko Kesehatan Lingkungan akibat Paparan Nitrat pada Air Sumur Gali (Studi di Desa Suci Kecamatan Panti Kabupaten Jember)

dc.contributor.authorCindy Puspitasari
dc.date.accessioned2026-03-05T06:34:35Z
dc.date.issued2025-06-05
dc.descriptionReuploud file repositori 5 maret 2026_Firli
dc.description.abstractKetersediaan air minum yang aman dan layak konsumsi merupakan tantangan global yang semakin mendesak. Kontaminasi air tanah oleh polutan dan patogen akibat aktivitas manusia, terutama di sektor pertanian, berpotensi mengancam kesehatan masyarakat. Salah satu bentuk kontaminasi yang menjadi perhatian utama adalah pencemaran nitrat yang bersumber dari penggunaan pupuk anorganik secara berlebihan, khususnya yang mengandung nitrogen dan fosfor. Desa Suci, menjadi salah satu wilayah dengan intensitas kegiatan pertanian yang tinggi, terutama untuk komoditas padi dan jagung. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis risiko kesehatan lingkungan akibat paparan nitrat dari air sumur gali yang digunakan sebagai sumber air minum di Desa Suci. Penelitian bersifat deskriptif dengan menggunakan metode analisis risiko kesehatan lingkungan (ARKL). Sampel air sumur diambil pada radius 0–95 meter dari sumber pencemar (lahan pertanian), yang dikategorikan menjadi dua kategori: radius 1 (0–47,5 meter) dan radius 2 (47,6–95 meter). Sebanyak 53 responden dilibatkan dalam penelitian, terdiri dari 16 orang pada radius 1 dan 37 orang pada radius 2. Teknik yang digunakan dalam pengambilan sampel masyarakat menggunakan teknik random sampling. Hasil uji laboratorium menunjukkan kandungan nitrat sebesar 23,98 mg/L pada radius 1 dan 51,02 mg/L pada radius 2. Kedua nilai ini melebihi ambang batas yang ditetapkan dalam Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2023, yaitu sebesar 20 mg/L. Berdasarkan hasil perhitungan nilai intake, diketahui bahwa pada radius 1, nilai maksimum adalah 0,1694 mg/kg/hari, sementara pada radius 2 mencapai 2,2810 mg/kg/hari. Nilai tersebut dibandingkan dengan RfD nitrat dari IRIS sebesar 1,6 mg/kg/hari. Hasil karakterisasi risiko menunjukkan bahwa nilai RQ pada radius 2 adalah 1,4256 (RQ > 1), yang mengindikasikan bahwa konsumsi air sumur di radius tersebut tidak aman bagi kesehatan masyarakat, terutama dalam paparan jangka panjang hingga 30 tahun ke depan. Pengelolaan risiko dilakukan dengan menentukan nilai konsentrasi aman nitrat pada air sumur di radius 2 ditetapkan sebesar <0,0358 mg/L, dengan laju konsumsi aman <1,6133 liter per hari. Upaya pengelolaan risiko dapat dilakukan melalui penerapan teknologi filtrasi seperti biofilter, pembangunan sumur yang berjarak lebih dari 10 meter dari sumber pencemar, serta pendekatan sosial dan kelembagaan untuk mengedukasi masyarakat mengenai risiko dan pencegahan. Komunikasi risiko dilakukan melalui ceramah dan penyebaran poster kepada warga Desa Suci, sebagai media penyuluhan tentang bahaya kandungan nitrat dalam air minum dan langkah mitigasi yang perlu dilakukan. Masyarakat di Desa Suci disarankan untuk membangun sumur dengan jarak aman yaitu lebih dari 10 meter dari sumber pencemar seperti lahan pertanian maupun kendang ternak dan petani harus menggunakan pupuk sesuai dosis atau beralih menggunakan pupuk organik yang berasal dari kotoran hewan ternak.
dc.description.sponsorshipDosen Pembimbing Utama : Rahayu Sri Pujiati, S.KM., M.Kes Dosen Pembimbing Anggota : Globila Nurika, S.KM., M.KL
dc.identifier.urihttps://repository.unej.ac.id/handle/123456789/4962
dc.language.isoother
dc.publisherFakultas Kesehatan Masyarakat
dc.subjectKesehatan Lingkungan
dc.subjectNitrat
dc.subjectAir Sumur Gali
dc.titleAnalisis Risiko Kesehatan Lingkungan akibat Paparan Nitrat pada Air Sumur Gali (Studi di Desa Suci Kecamatan Panti Kabupaten Jember)
dc.typeOther

Files

Original bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
Cindy Puspitasari - 212110101006.pdf
Size:
755.45 KB
Format:
Adobe Portable Document Format

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed to upon submission
Description: