Peran Aspek Mise En Scene Dalam Mendukung Representasi Stereotip Perempuan di Film Yuni: Kajian Semiotika Roland Barthes
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Ilmu Budaya
Abstract
Film Yuni merupakan film karya sutradara Kamila Andini yang rilis tahun 2021. Film ini menceritakan seorang siswi bernama Yuni yang bercita-cita besar untuk
melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Namun, sebagai tokoh utama hidup dalam lingkungan yang kurang mendukung masa depan atau pilihan hidup
perempuan untuk berkembang atau mengejar pendidikan lebih tinggi. Film ini menunjukkan perempuan tidak perlu bersekolah karena perannya hanya sebagai
istri yang baik dan mengurus rumah, tanpa perlu pendidikan atau pengetahuan lebih lanjut. Selain Yuni juga ada tokoh-tokoh perempuan lainnya yang
mengalami kesulitan ketika hidup sebagai perempuan di lingkungannya akibat adanya stereotip atau pandangan masyarakat yang melekat kepada mereka sebagai
perempuan. Stereotip-stereotip perempuan dalam film ini kemudian dianalisis melalui unsur-unsur mise en scene yang terdapat dalam setiap adegan.
Penelitian bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran mise en scene dalam mendukung representasi stereotip perempuan dalam film Yuni. Peneliti
menggunakan metode penelitian deskriptif-kualitatif dan teori kepribadian semiotika Roland Barthes untuk menganalisis representasi stereotip perempuan
yang ada dalam satu adegan. Hasil analisis dalam penelitian menunjukkan bahwa terdapat lima adegan dengan unsur mise en scene yang menunjukkan stereotip perempuan dalam film Yuni.
Lima stereotip perempuan itu adalah stereotip perempuan dan standar kecantikan, stereotip perempuan dan keperawanan, stereotip perempuan dan norma patriarki,
stereotip perempuan dan pernikahan dini, serta terakhir stereotip perempuan dan emosional. Stereotip-stereotip ini muncul setelah analisis dari mise en scene yaitu
setting, tata rias dan busana, pencahayaan serta pergerakan pemain. Selanjutnya, mise en scene dianalisis lagi menggunakan teori semiotika Roland Barthes yaitu konotasi, denotasi dan mitos. Beberapa stereotip negatif digambarkan yaitu bagaimana perempuan harus selalu mengikuti standar kecantikan dalam masyarakat, bagaimana keperawanan menjadi nilai kesucian dan harga diri bagi perempuan, bagaimana perempuan
harus selalu mengikuti norma patriarki yang ada di masyarakat meskipun memuat mereka tertekan, bagaimana masih banyak perempuan yang dipaksa melakukan
pernikahan dini dan mengubur mimpi mereka, serta bagaimana perempuan dianggap lemah karena menjadi makhluk emosional yang seringkali mementingkan perasaan dibandingkan pikiran.
Description
Reupload Repositori File 05 Februari 2026_Kholif Basri
