Keanekaragaman Nematoda pada Lahan Tembakau Sebagai Bioindikator Kesehatan Tanah dan Pemanfaatannya Sebagai Poster
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kesehatan tanah dalam
sistem pertanian, khususnya pada lahan tembakau, di mana salah satu indikator
biologis yang dapat digunakan untuk menilai kesehatan tanah adalah keberadaan
nematoda. Nematoda memiliki peran signifikan dalam menjaga keseimbangan
ekosistem tanah, seperti membantu dekomposisi, siklus nutrien, dan
mengendalikan populasi mikroorganisme lain. Keanekaragaman dan struktur
komunitas nematoda mencerminkan kondisi ekosistem tanah, sehingga dapat
dimanfaatkan sebagai bioindikator yang efektif, murah, dan aplikatif. Namun,
masih banyak petani yang belum memahami manfaat keberadaan nematoda tanah
ini. Oleh karena itu, diperlukan media edukatif yang informatif dan mudah
dipahami, seperti poster, untuk menyampaikan hasil penelitian kepada
masyarakat.
Lahan tembakau merupakan contoh nyata dari agroekosistem intensif di
Indonesia. Tembakau (Nicotiana tabacum) merupakan tanaman komoditas utama,
terutama di Jawa Timur sebagai daerah penghasil terbesar. Budidaya tembakau
memerlukan tanah dengan kondisi fisik, kimia, dan biologis yang spesifik—antara
lain tanah yang gembur, pH antara 5,5–6,5, serta drainase yang baik. Dalam
praktiknya, pengelolaan lahan tembakau sering melibatkan penggunaan pupuk
kimia dan pestisida secara berulang, yang dalam jangka panjang dapat
mengganggu keseimbangan ekosistem tanah, maka dari itu diperlukan penelitian
tentang kesehatan tanah pada lahan tembakau.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keanekaragaman nematoda
pada lahan tembakau di Desa Pategalan, Kecamatan Jatibanteng, Kabupaten
Situbondo, menentukan tingkat kesehatan tanah berdasarkan indeks ekologi
seperti indeks keanekaragaman (H'), Maturity index (MI), Plant Parasitic Index
(PPI), serta rasio PPI/MI, dan mengembangkan media informasi berupa poster yang divalidasi oleh ahli dan pengguna. Jenis penelitian ini merupakan deskriptif
kuantitatif. Sampel tanah diambil dari lima titik yang berbeda di lahan tembakau,
kemudian nematoda diekstraksi menggunakan metode Whitehead Tray dan
diidentifikasi secara morfologis di laboratorium. Data dianalisis menggunakan
indeks Shannon-Wiener (H'), MI, PPI, dan rasio PPI/MI. Hasil penelitian disusun
menjadi poster edukatif yang selanjutnya divalidasi oleh ahli materi, ahli media,
dan pengguna.
Description
Reaploud Repository 27 Maret_agus
