Gambaran Tingkat Stres, Pola Makan dan Status Gizi Pada Mahasiswa Tingkat Akhir Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Jember

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Kesehatan Masyarakat

Abstract

Mahasiswa tingkat akhir merupakan mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan di universitas yang berada pada rentang semester 7-14. Mahasiswa tingkat akhir harus menghadapi tugas akhir untuk persyaratan kelulusan, salah satunya dengan mengerjakan skripsi. Dalam penyusunan skripsi sendiri sering mengalami hambatan dan tantangan dari internal maupun eksternal mahasiswa yang pada akhirnya bisa berdampak pada tekanan psikologis yaitu stres. Stres pada mahasiswa ini bisa berdampak pada perubahan pola makan mahasiswa. Respon stres seseorang terhadap pola makan berbeda-beda ada yang under eating dan over eating. Ketika hal ini terjadi terlalu lama bisa menyebabkan perubahan pada status gizi mahasiswa sehingga tujuan penelitian ini untuk melihat gambaran tingkat stres, pola makan dan status gizi pada mahasiswa tingkat akhir kususnya di Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Jember. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan jumlah sampel sebanyak 120 responden dengan menggunakan simple random sampling. Responden pada penelitian ini yaitu yang sedang mengerjakan tugas akhir di program studi Kesehatan Masyarakat dan Gizi. Pengukuran tingkat stres menggunakan kuesioner yang sudah dimodifikasi. Pengukuan pola makan menggunakan metode food frequency questionnaire dan recall 2x24 Jam. Pengukuran tinggi badan dan berat badan dilakukan dengan mikrotois dan timbangan berat badan atau dengan self reporting. Hasil dianalisis menggunakan Microsoft Excel. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa mahasiswa tingkat akhir Fakultas Kesehatan Masyarakat mayoritas berasal dari angkatan 2021 pada program studi Kesehatan Masyarakat dengan jenis kelamin perempuan, tingkat sedang, jenis makanan bervariasi, frekuensi makan sering pada kelompok karbohidrat, protein nabati, protein hewani, sayur, minyak, minuman dan jarang pada kelompok buah, olahan dan jajanan. Mayoritas asupan gizi defisit dan status gizi normal. Berdasarkan hasil tersebut diharapkan mahasiswa Mahasiswa FKM tingkat akhir agar mengonsumsi makanan sesuai dengan kebutuhan berdasarkan AKG dan FKM memberi pendampingan pada mahasiswa tingkat akhir khususnya pada angkatan 2018 dan yang bekerja sendiri.sebagian besar responden tinggal di kos/kontrakan dengan uang saku pada rentang Rp500.001 – Rp2.500.000 dan sumber pendanaan studi dari orangtua. Mayoritas mahasiswa mengalami stres

Description

Reupload Repository Ratna 3 Juli 2026 Approved by Teddy

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By