Optimasi Pembusaan pada Formulasi Serbuk Ekstrak Biji Labu Kuning (Cucurbita Moschata Durch) dengan Mixture Design
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Teknologi Pertanian
Abstract
Labu kuning (Cucurbita moschata Durch) merupakan komoditas yang
ketersediaannya melimpah di Indonesia. Biji labu kuning diketahui mengandung
senyawa bioaktif seperti vitamin C dan fenol, namun memiliki kadar air yang relatif
tinggi sehingga rentan terhadap kerusakan akibat pertumbuhan mikroorganisme
selama penyimpanan. Salah satu upaya untuk memperpanjang umur simpan adalah
dengan mengolahnya menjadi serbuk melalui metode microwave-assisted foam mat
drying. Keberhasilan metode ini sangat dipengaruhi oleh proses pembusaan, di
mana struktur busa yang terbentuk akan menentukan karakteristik produk akhir.
Penelitian ini menggunakan maltodekstrin sebagai bahan pengisi dan albumin
sebagai agen pembusa. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan konsentrasi
optimum ekstrak biji labu kuning, albumin, dan maltodekstrin pada proses
pembusaan serta mengetahui karakteristik fisik dan kimia serbuk yang dihasilkan
pada formulasi optimum. Optimasi dilakukan menggunakan metode mixture design
dengan software Design Expert 13. Hasil penelitian menunjukkan bahwa formulasi
optimum diperoleh pada konsentrasi ekstrak biji labu kuning sebesar 75,096%,
albumin 14,904%, dan maltodekstrin 10% dengan nilai desirability sebesar 0,840.
Formulasi tersebut menghasilkan foam stability sebesar 98%, foam expansion
22,5%, dan foam porosity sebesar 0,19. Karakteristik fisik dan kimia serbuk pada
kondisi optimum meliputi kelarutan sebesar 73%, kecepatan larut 0,0185
gram/detik, kadar air 3,42%, kadar vitamin C sebesar 6,6 mg/100 gram, serta total
fenol sebesar 5,12 mg GAE/gram ekstrak.
Description
FINALISASI oleh Arif 2026 Juni 18
