Pengaruh Konsentrasi Pupuk Majemuk Growmore Dan Pupuk Hayati Cair Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Bayam Brazil
| dc.contributor.author | Oki Rayo Ilham Rivaldo | |
| dc.date.accessioned | 2026-02-23T04:32:15Z | |
| dc.date.issued | 2025-01-30 | |
| dc.description | februari 2026 Rudi H | |
| dc.description.abstract | Produksi bayam dapat mencapai 20 ton per hektar, tetapi data menunjukkan penurunan produksi antara 2018 hingga 2022, disebabkan oleh faktor lingkungan seperti kesuburan tanah, pH, dan struktur tanah yang kurang optimal. Pupuk Majemuk Growmore terbukti efektif meningkatkan pertumbuhan dan hasil bayam melalui pemenuhan unsur hara esensial, tetapi penggunaannya secara intensif dapat menurunkan pH tanah, mengurangi kesuburan. Sebagai solusi, pupuk hayati yang mengandung mikroorganisme seperti Azotobacter sp. dan Bacillus sp. mampu meningkatkan ketersediaan nitrogen dan fosfat dalam tanah, mendukung pertumbuhan tanaman. Kombinasi pupuk Majemuk Growmore dan hayati menawarkan pendekatan berimbang untuk mengatasi dampak negatif pupuk kimia, menjaga produktivitas tanaman sekaligus kesuburan tanah. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh variasi konsentrasi pupuk Majemuk Growmore dan hayati terhadap pertumbuhan dan hasil bayam Brazil (Alternanthera Sissoo). Hasilnya diharapkan dapat menjadi acuan bagi petani dan penelitian lanjutan dalam budidaya bayam berkelanjutan.Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh variasi konsentrasi pupuk Majemuk Growmore dan pupuk hayati terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bayam Brazil (Alternanthera sissoo). Penelitian dilaksanakan dari September hingga November 2024 di Greenhouse, Jl. Manggis, Patrang, Jember. Rancangan percobaan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial dengan dua faktor, yaitu pupuk Majemuk Growmore (4 taraf), Tanpa pupuk Majemuk Growmore, 3 gram/L, 4.5 gram/L, dan 6 gram/L dan pupuk hayati cair (4 taraf) Tanpa pupuk hayati, 2 ml/L, 4 ml/L, dan 6 ml/L, dengan tiga ulangan, menghasilkan total 96 tanaman.Media tanam menggunakan polybag berisi tanah, diberikan perlakuan pupuk sesuai taraf percobaan. Variabel yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, kadar klorofil, berat segar, dan berat kering tanaman. Data dianalisis menggunakan Analysis of Variance (ANOVA) dan Duncan's Multiple Range Test (DMRT) pada taraf 5%. Perlakuan terbaik untuk tinggi tanaman dicapai pada dosis pupuk Majemuk Growmore 3 g/L (A2) dan hayati cair 4 ml/L (B3), dengan hasil masing-masing 30 cm dan 24 cm. Pada variabel jumlah daun dan kandungan klorofil, hasil tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan, sedangkan luas daun menunjukkan pengaruh nyata dengan hasil terbaik pada dosis pupuk Majemuk Growmore 6 g/L (A4) dan pupuk hayati cair 6 ml/L (B4). Berat segar dan berat kering tanaman tidak menunjukkan pengaruh nyata, yang disebabkan oleh faktor lingkungan seperti intensitas cahaya yang tidak merata. | |
| dc.description.sponsorship | Pembimbing Utama Prof. Dr. Ir. Sri Hartatik, MS. Penguji pertama Widya Kristiyanti Putri, S.Pd., M.Si. | |
| dc.identifier.uri | https://repository.unej.ac.id/handle/123456789/4101 | |
| dc.language.iso | other | |
| dc.publisher | Fakultas Pertaian | |
| dc.subject | Bayam | |
| dc.subject | Pupuk Hayati | |
| dc.subject | Pupuk Majemuk Growmore | |
| dc.title | Pengaruh Konsentrasi Pupuk Majemuk Growmore Dan Pupuk Hayati Cair Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Bayam Brazil | |
| dc.type | Other |
