Peran Pendidik Sebaya Sekawan’s TB Jember dalam Kepatuhan Minum Obat Pasien TBC RO di Kabupaten Jember
| dc.contributor.author | Fadhil Nugraha Akbar | |
| dc.date.accessioned | 2026-06-04T01:47:31Z | |
| dc.date.issued | 2024-12-18 | |
| dc.description | Reuploud Repository hasyim Juni 2026 Validasi file repositori 3 Juni 2026_Dea_Firli | |
| dc.description.abstract | Kabupaten Jember merupakan Kabupaten yang menduduki peringkat kedua terbanyak kasus TBC yaitu 3.170 kasus. Dalam observasi awal, ditemukan bahwasanya permasalahan utama pasien TBC RO, yaitu enggan minum obat. Padahal kepatuhan minum obat merupakan faktor kunci dalam penyembuhan pasien TBC RO. Ketidakpatuhan pasien dalam minum obat diketahui karena beberapa faktor yaitu kepala keluarga yang harus menafkahi keluarga, tidak adanya dukungan keluarga, ketakutan terhadap efek sampig obat, durasi pengobatan yang lama, gangguan psikologis, stigma dan diskriminasi, dan penyangkalan terhadap penyakit yang dialami. Sebagai upaya untuk menangani kasus ketidakpatuhan pasien dalam minum obat, Sekawan’s TB Jember yang merupakan satu-satunya organisasi penyintas di Jember turut andil dengan melakukan pendampingan. Pendidik sebaya Sekawan’s TB Jember yang merupakan penyintas TBC RO, melakukan pendampingan pada pasien TBC RO sejak tahun 2016. Berbagai peran dilakukan oleh pendamping kepada pasien TBC RO dan mengantarkan pasien TBC RO yang mulanya tidak patuh menjadi patuh minum obat, mandiri untuk rutin kontrol ke RS PMDT, dan baik dalam berinteraksi dengan lingkungan sosial Penelitian ini menggunakan konsep peran pendampingan, konsep Usaha Kesejahteraan Sosial, dan konsep Pelayanan sosial. Pendekatan yang dilakukan dalam penelitian ini yaitu pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik penentuan lokasi penelitian menggunakan purposive area, yaitu Kabupaten Jember. Teknik penentuan informan menggunakan purposive sampling yang terdiri dari informan pokok dan informan tambahan. Informan pokok yang dipilih sebanyak dua pendidik sebaya Sekawan’s TB Jember. Sedangkan, informan tambahan yang dipilih yaitu Satu pasien TBC RO beserta keluarga, satu pasien TBC RO sajah, dan Satu mantan pasien TBC RO. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi non-partisipan, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan Miles dan Huberman meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Teknik keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik agar data yang dihasilkan lebih valid. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sekawan’s TB Jember merupakan relawan yang tidak memiliki latar belakang ilmu pekerjaan sosial atau ilmu kesejahteraan sosial. Pendidik sebaya Sekawan’s TB Jember relawan melakukan aktivitas yang bersifat pelayanan langsung dan advokasi kepada pasien TBC RO. Jika dihubungkan dengan pekerjaan sosial, pendidik sebaya Sekawan’s TB Jember dalam melakukan pendampingan kepada pasien TBC RO di Kabupaten Jember, menerapakan peran-peran yang dapat membantu permasalahan pasien TBC RO di Kabupaten Jember. Peran yang dilakukan Sekawan’s TB Jember meliputi peran sebagai enabler, peran sebagai broker, peran sebagai mediator, peran sebagai educator, peran sebagai empowerer, peran sebagai activist, dan peran sebagai motivator. Aktivitas pendidik sebaya Sekawan’s TB Jember jika dihubungkan dengan pekerjaan sosial medis secara lebih spesifik dalam dunia kesehatan, peranan yang dilakukan, yaitu sebagai pembimbing, penghubung, dan konsultan. | |
| dc.description.sponsorship | Dosen Pembimbing Utama : Prof. Dr. Drs. Hadi Prayitno, M.Kes. Dosen Pembimbing Anggota : Dr. Belgis Hayyinatun Nufus, S.So | |
| dc.identifier.uri | https://repository.unej.ac.id/handle/123456789/7950 | |
| dc.language.iso | other | |
| dc.publisher | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik | |
| dc.subject | kepatuhan minum obat | |
| dc.subject | pasien TBC | |
| dc.subject | Pendidik Sebaya | |
| dc.title | Peran Pendidik Sebaya Sekawan’s TB Jember dalam Kepatuhan Minum Obat Pasien TBC RO di Kabupaten Jember | |
| dc.type | Other |
