Peran Pendidik Sebaya Sekawan’s TB Jember dalam Kepatuhan Minum Obat Pasien TBC RO di Kabupaten Jember
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Abstract
Kabupaten Jember merupakan Kabupaten yang menduduki peringkat kedua
terbanyak kasus TBC yaitu 3.170 kasus. Dalam observasi awal, ditemukan bahwasanya
permasalahan utama pasien TBC RO, yaitu enggan minum obat. Padahal kepatuhan
minum obat merupakan faktor kunci dalam penyembuhan pasien TBC RO.
Ketidakpatuhan pasien dalam minum obat diketahui karena beberapa faktor yaitu
kepala keluarga yang harus menafkahi keluarga, tidak adanya dukungan keluarga,
ketakutan terhadap efek sampig obat, durasi pengobatan yang lama, gangguan
psikologis, stigma dan diskriminasi, dan penyangkalan terhadap penyakit yang dialami.
Sebagai upaya untuk menangani kasus ketidakpatuhan pasien dalam minum obat,
Sekawan’s TB Jember yang merupakan satu-satunya organisasi penyintas di Jember
turut andil dengan melakukan pendampingan. Pendidik sebaya Sekawan’s TB Jember
yang merupakan penyintas TBC RO, melakukan pendampingan pada pasien TBC RO
sejak tahun 2016. Berbagai peran dilakukan oleh pendamping kepada pasien TBC RO
dan mengantarkan pasien TBC RO yang mulanya tidak patuh menjadi patuh minum
obat, mandiri untuk rutin kontrol ke RS PMDT, dan baik dalam berinteraksi dengan
lingkungan sosial
Penelitian ini menggunakan konsep peran pendampingan, konsep Usaha
Kesejahteraan Sosial, dan konsep Pelayanan sosial. Pendekatan yang dilakukan dalam
penelitian ini yaitu pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik
penentuan lokasi penelitian menggunakan purposive area, yaitu Kabupaten Jember.
Teknik penentuan informan menggunakan purposive sampling yang terdiri dari
informan pokok dan informan tambahan. Informan pokok yang dipilih sebanyak dua
pendidik sebaya Sekawan’s TB Jember. Sedangkan, informan tambahan yang dipilih yaitu
Satu pasien TBC RO beserta keluarga, satu pasien TBC RO sajah, dan Satu mantan pasien
TBC RO.
Teknik pengumpulan data menggunakan observasi non-partisipan, wawancara
semi-terstruktur, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan Miles dan
Huberman meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Teknik
keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik agar data yang
dihasilkan lebih valid.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sekawan’s TB Jember merupakan relawan
yang tidak memiliki latar belakang ilmu pekerjaan sosial atau ilmu kesejahteraan sosial.
Pendidik sebaya Sekawan’s TB Jember relawan melakukan aktivitas yang bersifat
pelayanan langsung dan advokasi kepada pasien TBC RO. Jika dihubungkan dengan
pekerjaan sosial, pendidik sebaya Sekawan’s TB Jember dalam melakukan pendampingan
kepada pasien TBC RO di Kabupaten Jember, menerapakan peran-peran yang dapat
membantu permasalahan pasien TBC RO di Kabupaten Jember. Peran yang dilakukan
Sekawan’s TB Jember meliputi peran sebagai enabler, peran sebagai broker, peran sebagai
mediator, peran sebagai educator, peran sebagai empowerer, peran sebagai activist, dan
peran sebagai motivator. Aktivitas pendidik sebaya Sekawan’s TB Jember jika
dihubungkan dengan pekerjaan sosial medis secara lebih spesifik dalam dunia kesehatan,
peranan yang dilakukan, yaitu sebagai pembimbing, penghubung, dan konsultan.
Description
Reuploud Repository hasyim Juni 2026
Validasi file repositori 3 Juni 2026_Dea_Firli
