Pelaksanaan Tugas Sub Divisi Wayang Orang Sriwedari di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Surakarta
| dc.contributor.author | Lambang Kurnia Pratama | |
| dc.date.accessioned | 2026-02-11T02:37:53Z | |
| dc.date.issued | 2024-10-17 | |
| dc.description | Reupload File Repositori 11 Februari 2026_Yudi/Rega | |
| dc.description.abstract | Seni pertunjukan Wayang Orang Sriwedari (WOS), kesenian ini terletak di kawasan Taman Sriwedari Surakarta dan dikelola oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata kota Surakarta. Wayang Orang Sriwedari (WOS) merupakan salah satu kesenian tradisi yang menceritakan kisah Mahabharata dan Ramayana, cerita yang diambil sama dengan cerita dalam seni wayang kulit di dalam pertunjukan wayang orang menyajikan sebuah kombinasi antara seni drama dan seni tari. WOS diresmikan sejak tahun 1910 oleh Raja Keraton Kasunanan yaitu Pakubuwono ke X. Kini Wayang Orang Sriwedari sudah berusia 114 tahun, WOS resmi diserahkan kepemerintah Republik Indonesia pada tahun 1946 hingga saat ini WOS dalam pengelolaan pemerintah kota Surakarta. berbagai upaya yang dilakukan oleh berbagai pihak untuk melestarikan WOS antara lain dukungan dari pemerintah kota Surakarta, seniman Wayang Orang Sriwedari, hingga wisatawan. Dalam pelaksanaan tugas praktik kerja nyata pada sub divisi Wayang Orang Sriwedari Penulis di tugaskan dan diberikan tanggung jawab untuk memberikan pelayanan kunjungan wisatawan yang meliputi, pelayanan penjualan tiket, memberikan pengarahan kepada pengunjung saat menuju ke kursi, hingga memberikan pemanduan edukasi kepada pengunjung. Selain itu, penulis juga ditugaskan untuk membantu dalam penyelenggaraan pertunjukan Wayang Orang Sriwedari, dimulai dari memberikan briefing kepada pemain, menjadi master of ceremony (MC), hingga membantu penerjemahan alur cerita Wayang Orang Sriwedari. Akan tetapi dalam proses pelaksanaan praktik kerja nyata penulis menemukan beberapa kendala yang dialami antara lain, keluhan pengunjung terkait sound system yang kurang terdengar oleh pengunjung sehingga hal ini seringkali di keluhkan oleh pengunjung. Adapun kendala lain yaitu terkait penjualan tiket Wayang Orang Sriwedari yang masih belum menerapkan pembayaran tiket secara transfer, hal ini menimbulkan antrian panjang dan menimbulkan suasana kurang kondusif serta perlu adanya perbedaan harga tiket antara tiket VIP dan tiket non VIP. | |
| dc.description.sponsorship | DPU: Pramesi Lokaprasidha, S.S., M.Par. | |
| dc.identifier.uri | https://repository.unej.ac.id/handle/123456789/2788 | |
| dc.language.iso | other | |
| dc.publisher | Fakultas Imu Sosial dan Ilmu Politik | |
| dc.subject | performance arts | |
| dc.subject | government | |
| dc.subject | artist | |
| dc.subject | people puppets sriwedari | |
| dc.subject | author | |
| dc.title | Pelaksanaan Tugas Sub Divisi Wayang Orang Sriwedari di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Surakarta | |
| dc.type | Other |
