Pengaruh Model Problem Based Learning Terhadap Hasil Belajar IPAS Peserta Didik Kelas IV Sekolah Dasar
| dc.contributor.author | Adam Iswantoro | |
| dc.date.accessioned | 2026-02-09T06:56:05Z | |
| dc.date.issued | 2025-06-20 | |
| dc.description | Dosen Pembimbing Utama : Chumi Zahroul Fitriyah, S.Pd., M.Pd. Dosen Pembimbing Anggota : Rizki Putri Wardani, M.Pd. | |
| dc.description.abstract | Setiap generasi dalam pendidikan menghadapi tantangan yang berbeda, sehingga peserta didik harus mampu menyesuaikan diri. Fitriyah dan Wardani (2021) menyatakan bahwa pendidikan bertujuan membentuk individu yang kritis, kreatif, dan mampu menyelesaikan masalah. Agar pembelajaran efektif, siswa perlu dilibatkan secara aktif, sedangkan guru berperan sebagai fasilitator yang menciptakan suasana belajar yang kreatif, interaktif, dan menyenangkan. Berbagai model pembelajaran dapat meningkatkan keaktifan siswa, salah satunya Problem Based Learning. Model ini mendorong siswa aktif dalam belajar tanpa bergantung pada guru, sehingga hasil belajar meningkat. Sejalan dengan Abidin (2014), PBL memberikan pengalaman belajar autentik dengan mengaitkan pembelajaran di sekolah dengan kehidupan nyata secara alami dan kompleks. Minat peserta didik terutama peserta didik sekolah dasar dalam mempelajari suku budayanya sendiri melalui pembelajaran seperti mata pelajaran IPAS masih tergolong rendah, dapat dibuktikan dari hasil pelaksanaan observasi yang dilakukan di SDN 1 Genteng Kulon Banyuwangi, terdapat 8 dari 28 peserta didik pada kelas IV A dan 9 dari 28 peserta didik pada kelas IV B masih memiliki nilai rata-rata standar KKM yakni 75 pada mata pelajaran IPAS (Ilmu Pengetahun Alam & Sosial) BAB 6 Indonesiaku Kaya Budaya. Maka dari itu, peneliti melakukan penelitian dengan menggunakan model Problem Based Learning untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh dari perbedaan model pembelajaran tersebut. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimental semu (Quasi Experimental) dengan desain Non Equivalent Control Group. Sampel penelitian terdiri dari 2 kelas yaitu kelas IV A dan Kelas IV B dari SDN 1 Genteng Kulon Kabupaten Banyuwangi dengan jumlah masing-masih kelas terdiri dari 28 peserta didik. Sebelum menentukan kelas kontrol dan kelas eksperimen, dilakukan uji homogenitas terlebih dahulu untuk mengetahui apakah kedua varians memiliki kemampuan awal yang sama atau tidak berdasarkan nilai Ulangan Tengah Semester (UTS) melalui SPSS versi 25. Uji homogenitas pada kedua kelas menghasilkan nilai signifikansi sebesar 0,446 sehingga kedua kelas dinyatakan homogen. | |
| dc.identifier.uri | https://repository.unej.ac.id/handle/123456789/2347 | |
| dc.language.iso | other | |
| dc.publisher | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan | |
| dc.subject | Pengaruh | |
| dc.subject | Model Problem | |
| dc.subject | Based Learning | |
| dc.subject | IPAS | |
| dc.title | Pengaruh Model Problem Based Learning Terhadap Hasil Belajar IPAS Peserta Didik Kelas IV Sekolah Dasar | |
| dc.type | Other |
