Gambaran Low Back Pain pada Petani Perokok di Desa Sidolaju, Kecamatan Widodaren, Kabupaten Ngawi
| dc.contributor.author | Tyas Dyah Tristiana | |
| dc.date.accessioned | 2026-01-30T07:55:34Z | |
| dc.date.issued | 2025-06-23 | |
| dc.description | upload by Teddy_30/01/2026 | |
| dc.description.abstract | Pertanian merupakan lapangan pekerjaan bagi penduduk Desa Sidolaju, Kecamatan Widodaren, Kabupaten Ngawi. Sektor pertanian memiliki rentan mengalami gangguan muskuloskeletal, salah satunya adalah Low Back Pain (LBP) atau nyeri punggung bawah. Terjadinya LBP pada petani bersifat multifaktorial, salah satunya adalah merokok. Presentase Petani/buruh tani di Indonesia yang merokok adalah 44,3% dan menghabiskan 12 batang rokok dalam sehari. Belum terdapat data resmi terkait LBP dari pemerintah, oleh karena itu penelitian ini bertjuan untuk memberikan gambaran terkait LBP khususnya pada petani perokok. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif dan pendekatan cross-sectional. Populasi dari penelitian adalah 2060 dan jumlah sampel ditentukan menggunakan rumus slovin dan menggunakan teknik consecutive sampling dalam pengambilan data. Pengambilan dilakukan setelah mendapatkan surat perizinan penelitian dan laik etik. Hasil penelitian menemukan bahwa dari 101 responden rata-rata responden dalam penelitian memiliki usia 40,84 tahun dan setengah dari responden telah merokok selama lebih dari atau sama dengan 20 tahun dan menghabiskan lebih dari atau 15 batang rokok dalam sehari. Seluruh responden memiliki jenis kelamin laki-laki. Mayoritas responden mengenyam pendidikan terkahir pada taraf SMA sebanyak 75 responden (74,3%), berstatus menikah sebanyak 88 responden (87,1%), dan memiliki pendapatan di atas UMK Ngawi sebanyak 79 responden (78,2%). Lama bekerja dalam sehari dan lama bekerja sebagai petani memiliki frekuensi yang sama yaitu sejumlah 81 responden (802%). Jenis rokok berdasarkan bahan yang paling banyak diminati merupakan rokok jenis kretek dengan jumlah 69 responden (68,3%) dan sejumlah 60 responden (59,4%) mengkonsumsi rokok yang tidak memiliki filter (non-filter). Mayoritas responden memiliki keluhan Low back pain pada kategori nyeri ringan 58 responden (57,4%). | |
| dc.description.sponsorship | Ns. Mulia Hakam., M.Kep., Sp.Kep.MB - Ns. Ana Nistiandani S.Kep., M.Kep | |
| dc.identifier.uri | https://repository.unej.ac.id/handle/123456789/847 | |
| dc.publisher | Fakultas Keperawatan | |
| dc.subject | Low Back Pain | |
| dc.subject | Petani | |
| dc.subject | Perokok | |
| dc.title | Gambaran Low Back Pain pada Petani Perokok di Desa Sidolaju, Kecamatan Widodaren, Kabupaten Ngawi | |
| dc.type | Other |
