Gambaran Low Back Pain pada Petani Perokok di Desa Sidolaju, Kecamatan Widodaren, Kabupaten Ngawi
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Keperawatan
Abstract
Pertanian merupakan lapangan pekerjaan bagi penduduk Desa Sidolaju,
Kecamatan Widodaren, Kabupaten Ngawi. Sektor pertanian memiliki rentan
mengalami gangguan muskuloskeletal, salah satunya adalah Low Back Pain (LBP)
atau nyeri punggung bawah. Terjadinya LBP pada petani bersifat multifaktorial,
salah satunya adalah merokok. Presentase Petani/buruh tani di Indonesia yang
merokok adalah 44,3% dan menghabiskan 12 batang rokok dalam sehari. Belum
terdapat data resmi terkait LBP dari pemerintah, oleh karena itu penelitian ini
bertjuan untuk memberikan gambaran terkait LBP khususnya pada petani perokok.
Penelitian ini menggunakan desain deskriptif dan pendekatan cross-sectional.
Populasi dari penelitian adalah 2060 dan jumlah sampel ditentukan menggunakan
rumus slovin dan menggunakan teknik consecutive sampling dalam pengambilan
data. Pengambilan dilakukan setelah mendapatkan surat perizinan penelitian dan
laik etik. Hasil penelitian menemukan bahwa dari 101 responden rata-rata
responden dalam penelitian memiliki usia 40,84 tahun dan setengah dari responden
telah merokok selama lebih dari atau sama dengan 20 tahun dan menghabiskan
lebih dari atau 15 batang rokok dalam sehari. Seluruh responden memiliki jenis
kelamin laki-laki. Mayoritas responden mengenyam pendidikan terkahir pada taraf
SMA sebanyak 75 responden (74,3%), berstatus menikah sebanyak 88 responden
(87,1%), dan memiliki pendapatan di atas UMK Ngawi sebanyak 79 responden
(78,2%). Lama bekerja dalam sehari dan lama bekerja sebagai petani memiliki
frekuensi yang sama yaitu sejumlah 81 responden (802%). Jenis rokok berdasarkan
bahan yang paling banyak diminati merupakan rokok jenis kretek dengan jumlah
69 responden (68,3%) dan sejumlah 60 responden (59,4%) mengkonsumsi rokok
yang tidak memiliki filter (non-filter). Mayoritas responden memiliki keluhan Low
back pain pada kategori nyeri ringan 58 responden (57,4%).
Description
upload by Teddy_30/01/2026
