Faktor yang Mempengaruhi Bidan dalam Menggunakan Aplikasi SISRUTE Berdasarkan Teori TAM di Kabupaten Jember Tahun 2023

dc.contributor.authorMonica Febryani Wahyono Putri
dc.date.accessioned2026-02-13T06:58:17Z
dc.date.issued2023-11-13
dc.descriptionReupload file repositori 13 februari 2026_PKL Fani/Firli
dc.description.abstractKemajuan Teknologi Informasi Komunikasi saat ini hampir menjadi pusat aktifitas masyarakat salah satunya dibidang kesehatan. Pemerintah telah memanfaatkan kemajuan teknologi salah satunya pelayanan kesehatan dalam melakukan upaya rujukan menggunakan aplikasi SISRUTE. Tahun 2021 pengguna aplikasi SISRUTE sebanyak 9076 atau sebesar 65% yang memanfaatkan aplikasi SISRUTE untuk melakukan rujukan. Provinsi Jawa Timur merupakan salah satu provinsi yang belum memenuhi target pencapai penggunaan aplikasi SISRUTE. Penerapan penggunaan aplikasi SISIRUTE guna mencegah AKI dan AKB. Kabupaten Jember merupakan salah satu Kabupaten dengan jumlah AKI tertinggi di Provinsi Jawa Timur. Penerapan bidan dalam menggunaan aplikasi SISRUTE menggunakan teori Technoloy Acceptance Model (TAM). Penerapan teori TAM mampu mengidentifikasi peneriman bidan terkait kemudahan dan kebermanfaatan aplikasi SISRUTE untuk melakukan rujukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor yang mempengaruhi bidan dalam menggunakan aplikasi SISRUTE berdasarkan teori TAM di Kabupaten Jember Tahun 2023. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, jenis penelitian observasional analitik dengan desain penelitian cross sectional. Populasi pada penelitian ini yaitu seluruh bidan yang bekerja di pelayanan tingkat pertama (Puskesmas) di Kabupaten Jember. Jumlah sampel sebanyak 93 orang yang ditentukan berdasarkan Multistage random sampling. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni – Juli 2023 di Kabupaten Jember. Penelitian ini telah dilakukan uji validitas dan reliabilitas di Kabupaten Situbondo dengan hasil valid (p-value>R- Tabel) dan reliabel (p-value > 0,7). Variabel pada penelitian ini dibagi menjadi tiga, meliputi: variabel independen (Perceived ease of use), variabel intervening (perceived usefulness dan behavior intention), variabel dependen (Behavior to use SISRUTE Application). Tahapan pengolahan data meliputi editing, coding, entry, tabulating dan cleaning. Analisis data menggunakan uji Structural Equation Modelling – Partial Least Square (SEM-PLS). penelitian ini telah dinyatakan lulus kaji etik di Fakultas KEDOKTERAN Gigi Universitas Jember dengan nomor 2041/UN25.8/KEPK/DL/2023. Hasil analisis univariat karakteristik responden penerapan aplikasi SISRUTE di kabupaten Jember menunjukkan sebagian besar berusia 25 – 29 tahun sebanyak 40 orang (43%), tingkat pendidikan sebagian besar D3 sebanyak 70 orang (75,3%), tingkat pengetahuan sebagian besar cukup sebanyak 68 orang (73,1%), lama kerja sebagian besar dengan rentang 6 – 10 tahun sebanyak 48 orang (51,6%). Variabel perceived ease of use, perceived usefulness dan behavior intention mayoritas memberikan jawaban setuju (kategori 3) terhadap pernyataan tentang aplikasi SISRUTE. Hasil analisis bivariat menunjukkan perceived ease of use berpengaruh secara signifikan terhadap perceived usefulness (p=0,0001). Perceived ease of use berpengaruh secara signifikan terhadap behavior intention (p=0,002), perceived usefulness berpengaruh secara signifikan terhadap behavior intention (p=0,003) dan behavior intention berpengaruh secara signifikan terhadap behavior (0,002). Faktor yang paling berpengaruh dalam penggunaan aplikasi SISRUTE di Kabupaten Jember yaitu perceived ease of use. Persepsi kemudahan mempengaruhi persepsi kebermanfaatan karena semakin mudah sistem digunakan maka sistem tersebut dirasakan semakin bermanfaat. Hal ini sesuai dengan kerangka teori TAM bahwa kebermanfaatan yang dirasakan responden karena adanya pengaruh dari kemudahan sistem yang dirasakan responden. Dengan demikian jika seorang percaya bahwa sistem informasi berguna maka akan mempengaruhi niat untuk menggunakannya. Oleh sebab itu jika seseorang mempunyai niat (behavioral intention) untuk melakukannya maka akan menggunakan aplikasi tersebut. Berdasarkan faktor yang paling mempengaruhi terhadap penggunaan aplikasi SISRUTE yaitu perceived ease of use, sebab penerapan penggunaan aplikasi SISIRUTE pertama kali dinilai dari persepsi kemudahannya yang dirasakan responden sehingga akan mempengaruhi konstruk lainnya. Kesimpulannya perceived ease of use berpengaruh terhadap perceived usefulness dan behavior intention, perceived usefulness berpengaruh terhadap behavior intention, behavior intention berpengaruh terhadap behavior. Faktor yang paling berpegaruh terhadap penerapan aplikasi SISRUTE di kabupaten Jember yaitu perceived ease of use. Berdasarkan hasil penelitian ini disarankan untuk dapat memperluas variabel yang digunakan untuk setiap domain pembentuk konstruk, dapat menggunakan faktor lain untuk melihat perilaku bidan dalam penggunaan aplikasi SISRUTE, dapat menggunakan objek yang berbeda mengenai penggunaan aplikasi SISRUTE di kabupaten lain sehingga dapat digeneralisasikan. Selain itu, kuisioner menggunakan teknologi agar lebih bervariasi dapat menggunakan platform lainnya seperti Cognito Forms.
dc.description.sponsorshipDPU: Prof. Dr. FX Ady Soesetijo,drg.,Sp.Pros DPA: Dr. dr. Candra Bumi, M.Si
dc.identifier.urihttps://repository.unej.ac.id/handle/123456789/3306
dc.language.isoother
dc.publisherFakultas Kesehatan Masyarakat
dc.subjectAPLIKASI SISRUTE
dc.subjectTEORI TAM
dc.titleFaktor yang Mempengaruhi Bidan dalam Menggunakan Aplikasi SISRUTE Berdasarkan Teori TAM di Kabupaten Jember Tahun 2023
dc.typeOther

Files

Original bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
Monica Febryani Wahyono P., S.TR.KEB - 192520102016.pdf
Size:
2.52 MB
Format:
Adobe Portable Document Format

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed to upon submission
Description: