Faktor yang Mempengaruhi Bidan dalam Menggunakan Aplikasi SISRUTE Berdasarkan Teori TAM di Kabupaten Jember Tahun 2023
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Kesehatan Masyarakat
Abstract
Kemajuan Teknologi Informasi Komunikasi saat ini hampir menjadi pusat
aktifitas masyarakat salah satunya dibidang kesehatan. Pemerintah telah
memanfaatkan kemajuan teknologi salah satunya pelayanan kesehatan dalam
melakukan upaya rujukan menggunakan aplikasi SISRUTE. Tahun 2021 pengguna
aplikasi SISRUTE sebanyak 9076 atau sebesar 65% yang memanfaatkan aplikasi
SISRUTE untuk melakukan rujukan. Provinsi Jawa Timur merupakan salah satu
provinsi yang belum memenuhi target pencapai penggunaan aplikasi SISRUTE.
Penerapan penggunaan aplikasi SISIRUTE guna mencegah AKI dan AKB.
Kabupaten Jember merupakan salah satu Kabupaten dengan jumlah AKI tertinggi
di Provinsi Jawa Timur. Penerapan bidan dalam menggunaan aplikasi SISRUTE
menggunakan teori Technoloy Acceptance Model (TAM). Penerapan teori TAM
mampu mengidentifikasi peneriman bidan terkait kemudahan dan kebermanfaatan
aplikasi SISRUTE untuk melakukan rujukan. Penelitian ini bertujuan untuk
mengidentifikasi faktor yang mempengaruhi bidan dalam menggunakan aplikasi
SISRUTE berdasarkan teori TAM di Kabupaten Jember Tahun 2023.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, jenis penelitian
observasional analitik dengan desain penelitian cross sectional. Populasi pada
penelitian ini yaitu seluruh bidan yang bekerja di pelayanan tingkat pertama
(Puskesmas) di Kabupaten Jember. Jumlah sampel sebanyak 93 orang yang
ditentukan berdasarkan Multistage random sampling. Penelitian ini dilaksanakan
pada bulan Juni – Juli 2023 di Kabupaten Jember. Penelitian ini telah dilakukan uji
validitas dan reliabilitas di Kabupaten Situbondo dengan hasil valid (p-value>R-
Tabel) dan reliabel (p-value > 0,7). Variabel pada penelitian ini dibagi menjadi tiga,
meliputi: variabel independen (Perceived ease of use), variabel intervening
(perceived usefulness dan behavior intention), variabel dependen (Behavior to use
SISRUTE Application). Tahapan pengolahan data meliputi editing, coding, entry,
tabulating dan cleaning. Analisis data menggunakan uji Structural Equation
Modelling – Partial Least Square (SEM-PLS). penelitian ini telah dinyatakan lulus
kaji etik di Fakultas KEDOKTERAN Gigi Universitas Jember dengan nomor
2041/UN25.8/KEPK/DL/2023.
Hasil analisis univariat karakteristik responden penerapan aplikasi
SISRUTE di kabupaten Jember menunjukkan sebagian besar berusia 25 – 29 tahun
sebanyak 40 orang (43%), tingkat pendidikan sebagian besar D3 sebanyak 70 orang
(75,3%), tingkat pengetahuan sebagian besar cukup sebanyak 68 orang (73,1%),
lama kerja sebagian besar dengan rentang 6 – 10 tahun sebanyak 48 orang (51,6%).
Variabel perceived ease of use, perceived usefulness dan behavior intention
mayoritas memberikan jawaban setuju (kategori 3) terhadap pernyataan tentang
aplikasi SISRUTE. Hasil analisis bivariat menunjukkan perceived ease of use berpengaruh secara signifikan terhadap perceived usefulness (p=0,0001). Perceived
ease of use berpengaruh secara signifikan terhadap behavior intention (p=0,002),
perceived usefulness berpengaruh secara signifikan terhadap behavior intention
(p=0,003) dan behavior intention berpengaruh secara signifikan terhadap behavior
(0,002). Faktor yang paling berpengaruh dalam penggunaan aplikasi SISRUTE di
Kabupaten Jember yaitu perceived ease of use.
Persepsi kemudahan mempengaruhi persepsi kebermanfaatan karena
semakin mudah sistem digunakan maka sistem tersebut dirasakan semakin
bermanfaat. Hal ini sesuai dengan kerangka teori TAM bahwa kebermanfaatan
yang dirasakan responden karena adanya pengaruh dari kemudahan sistem yang
dirasakan responden. Dengan demikian jika seorang percaya bahwa sistem
informasi berguna maka akan mempengaruhi niat untuk menggunakannya. Oleh
sebab itu jika seseorang mempunyai niat (behavioral intention) untuk
melakukannya maka akan menggunakan aplikasi tersebut. Berdasarkan faktor yang
paling mempengaruhi terhadap penggunaan aplikasi SISRUTE yaitu perceived
ease of use, sebab penerapan penggunaan aplikasi SISIRUTE pertama kali dinilai
dari
persepsi kemudahannya yang dirasakan responden sehingga akan
mempengaruhi konstruk lainnya.
Kesimpulannya perceived ease of use berpengaruh terhadap perceived
usefulness dan behavior intention, perceived usefulness berpengaruh terhadap
behavior intention, behavior intention berpengaruh terhadap behavior. Faktor yang
paling berpegaruh terhadap penerapan aplikasi SISRUTE di kabupaten Jember
yaitu perceived ease of use. Berdasarkan hasil penelitian ini disarankan untuk dapat
memperluas variabel yang digunakan untuk setiap domain pembentuk konstruk,
dapat menggunakan faktor lain untuk melihat perilaku bidan dalam penggunaan
aplikasi SISRUTE, dapat menggunakan objek yang berbeda mengenai penggunaan
aplikasi SISRUTE di kabupaten lain sehingga dapat digeneralisasikan. Selain itu,
kuisioner menggunakan teknologi agar lebih bervariasi dapat menggunakan
platform lainnya seperti Cognito Forms.
Description
Reupload file repositori 13 februari 2026_PKL Fani/Firli
