Pengembangan Media E-Komik pada Materi Perubahan Wujud Benda untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas IV SDN Karang Melok 01 Bondowoso
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Abstract
Berdasarkan hasil observasi dan wawancara yang dilakukan di kelas IV
SDN Karang Melok 01 Bondowoso, proses pembelajaran IPAS masih didominasi
penggunaan metode ceramah dan buku paket. Pemanfaatan media pembelajaran
masih terbatas sehingga peserta didik terlihat kurang antusias dan cepat merasa
bosan selama kegiatan pembelajaran berlangsung. Selain itu, peserta didik
mengalami kesulitan dalam memahami materi perubahan wujud benda karena
materi hanya disampaikan melalui penjelasan lisan tanpa adanya media yang
menarik dan mendukung pemahaman siswa secara konkret. Kondisi tersebut
berdampak pada hasil belajar peserta didik yang masih rendah dan sebagian siswa
belum mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yang telah ditetapkan sebesar
70. Dari hasil wawancara, sebagian besar peserta didik menyatakan bahwa mereka
lebih mudah memahami materi apabila pembelajaran disertai gambar, cerita, dan
contoh nyata dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, diperlukan media
pembelajaran yang mampu meningkatkan minat dan hasil belajar siswa melalui
penyajian materi yang lebih menarik, interaktif, dan sesuai dengan karakteristik
peserta didik sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media
e-komik interaktif berbasis Heyzine pada materi perubahan wujud benda yang
valid, praktis, dan efektif digunakan dalam pembelajaran IPAS kelas IV sekolah
dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D)
dengan model ADDIE yang terdiri atas lima tahap, yaitu Analyze, Design,
Development, Implementation, dan Evaluation. Subjek penelitian terdiri atas 18
peserta didik kelas IV dan satu guru kelas IV SDN Karang Melok 01 Bondowoso.
Media dikembangkan menggunakan aplikasi Canva dan platform Heyzine dalam
bentuk flipbook digital yang memuat ilustrasi visual, dialog antar tokoh, cerita
kontekstual, fitur navigasi interaktif, serta kuis berbasis game. Teknik pengumpulan
data dilakukan melalui observasi, wawancara, validasi ahli, angket respon guru dan
peserta didik, serta tes hasil belajar berupa pretest dan posttest. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa media e-komik interaktif memperoleh persentase validitas
sebesar 89,77% dengan kategori sangat valid. Media dinilai memiliki kesesuaian
materi dengan tujuan pembelajaran, tampilan visual yang menarik, bahasa yang
komunikatif, serta penyajian isi yang runtut dan mudah dipahami oleh peserta didik.
Selain itu, hasil implementasi menunjukkan bahwa penggunaan media e-komik
interaktif mampu meningkatkan hasil belajar peserta didik pada materi perubahan
wujud benda. Hasil posttest menunjukkan sebagian besar peserta didik memperoleh
nilai di atas 80, sedangkan pada pretest hanya dua peserta didik yang memperoleh
nilai di atas 70. Berdasarkan hasil perhitungan N-Gain, peningkatan hasil belajar
peserta didik berada pada kategori sedang hingga tinggi. Selama proses
pembelajaran berlangsung, peserta didik juga terlihat lebih aktif, antusias, dan
tertarik mengikuti kegiatan pembelajaran melalui media e-komik interaktif. Respon
peserta didik menunjukkan bahwa media mudah digunakan dan membantu peserta
didik memahami materi secara lebih konkret dan menyenangkan. Berdasarkan hasil
penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa media e-komik interaktif pada materi
perubahan wujud benda layak digunakan sebagai media pembelajaran IPAS kelas
IV sekolah dasar karena telah memenuhi aspek validitas, kepraktisan, dan
keefektifan. Media ini mampu membantu peserta didik memahami materi secara
lebih mudah, menarik, dan interaktif sehingga dapat meningkatkan hasil belajar
peserta didik dalam pembelajaran IPAS.
Description
Validasi file repositori 20 Juli 2026_Firli
