Efektivitas Konsentrasi BAP (6-Benzylaminopurine) dan Air Kelapa terhadap Multiplikasi Tunas Tanaman Krisan (Chrysanthemum morifolium L)

dc.contributor.authorBerlian Rosilia Shodiqin
dc.date.accessioned2026-02-02T02:53:30Z
dc.date.issued2025-07-10
dc.descriptionReuploud file repositori 2 Feb 2026_Firli
dc.description.abstractTanaman Krisan merupakan tanaman florikultura yang memiliki banyak permintaan dalam pasar domestik maupun internasional karena memiliki bentuk, ukuran dan warna yang menarik. Namun, produksi bunga potong krisan masih mengalami penurunan 0,27% pada tahun 2024. Indonesia hanya mampu mengeskpor bunga potong krisan 1,24% (289,09 ton) dari total ekspor bunga potong krisan internasional yang mencapai 23.194 ton. Pada tahun 2023, Indonesia mengalami peningkatan impor tanaman indukan krisan 5x lipat dari tahun 2022. Permasalaham perbanyakan stek pucuk secara konvensional dapat menurunkan produktivitas tanaman indukan apabila dilakukan berulang kali. Oleh karena itu, diperlukan teknik kultur jaringan yang dapat menghasilkan tanaman indukan dalam jumlah banyak dan sehat dalam waktu singkat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui interaksi konsentrasi ZPT BAP dan air kelapa untuk menghasilkan multiplikasi tunas krisan yang optimal. Eksplan nodal memiliki kemampuan regenerasi tinggi dan ZPT BAP dapat merangsang pertumbuhan tunas, serta air kelapa yang mengandung banyak nutrisi dan hormon. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) 2 faktor yaitu konsentrasi ZPT BAP dengan 4 taraf, dan konsentrasi air kelapa dengan 3 taraf, sehingga didapat 12 perlakuan. Setiap perlakuan diulang 3 kali, menghasilkan 36 unit percobaan. Data kuantitatif yang diperoleh berupa kedinian tunas, persentase eksplan bertunas, persentase eksplan berkalus, jumlah tunas, jumlah daun, persentase eksplan berakar, jumlah akar, panjang akar, tinggi tanaman, dan persentase hidup aklimatisasi. Analisis data kuantitatif secara statistik melalui uji ANOVA, apabila berpengaruh signifikan dilanjutkan uji lanjut DMRT dengan taraf kepercayaan 95%. Konsentrasi ZPT BAP berpengaruh signifikan terhadap jumlah tunas tertinggi sebesar 2,78 dan jumlah daun 22,11 helai pada K1B4. Konsentrasi air kelapa berpengaruh signifikan terhadap kedinian tunas tersepat yaitu 4,50 HSI pada K2B1. Interaksi konsentrasi ZPT BAP dan air kelapa berpengaruh signifikan terhadap jumlah akar terbaik sejumlah 4,67 pada K2B3, persentase eksplan berakar terbaik yaitu 89%, panjang akar terbaik 7,26 cm, dan tinggi tanaman 14,6 cm, serta persentase hidup aklimatisasi 67% pada K3B2.
dc.description.sponsorshipDosen Pembimbing Utama : Ir. Didik Pudji Restanto, M.S., Ph.D
dc.identifier.urihttps://repository.unej.ac.id/handle/123456789/925
dc.language.isoother
dc.publisherFakultas Pertanian
dc.subjectTanaman Krisan
dc.subjectAir Kelapa
dc.subjectHormon Sitokinin
dc.subjectMultiplikasi
dc.titleEfektivitas Konsentrasi BAP (6-Benzylaminopurine) dan Air Kelapa terhadap Multiplikasi Tunas Tanaman Krisan (Chrysanthemum morifolium L)
dc.typeOther

Files

Original bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
Berlian Rosilia Shodiqin - 211510101002.pdf
Size:
3.09 MB
Format:
Adobe Portable Document Format

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed to upon submission
Description: