Potensi Ekstrak Daun Kumis Kucing (Orthosiphon aristatus) Sebagai Biolarvasida Terhadap Larva Nyamuk Aedes aegypti
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Kesehatan Masyarakat
Abstract
Nyamuk Aedes aegypti adalah nyamuk yang dapat menularkan virus dengue
yang menyebabkan demam berdarah. Nyamuk ini memiliki karakteristik ukuran
tubuh yang relatif kecil, tubuh berwarna hitam dengan belang putih di sekujur
tubuhnya, dan senang berada di tempat penampungan air yang bersih dan jernih.
Salah satu upaya untuk melakukan pengedalian terhadap vector nyamuk Aedes
aegypti pada stadium larva yaitu dengan menggunakan larvasida kimia.
Penggunaan larvasida kimia memiliki risiko kontaminasi residu pestisida dalam air,
yang dapat berdampak negatif bagi lingkungan dan kesehatan manusia. Selain itu,
penggunaan larvasida kimia secara berulang dapat menyebabkan resistensi nyamuk
terhadap bahan aktif dalam larvasida tersebut. Hal ini dapat mengurangi efektivitas
pengendalian populasi nyamuk Aedes aegypti dan peningkatan risiko penularan
penyakit yang dibawanya. Sebagai alternatif, penggunaan larvasida alami dari
bahan-bahan alami seperti tanaman dapat menjadi pilihan yang lebih aman karena
memiliki risiko rendah terhadap pencemaran lingkungan dan toksisitas yang rendah
bagi manusia. Tanaman kumis kucing yang pada bagian daunnya diketahui
memiliki senyawa metabolit sekunder seperti flavonoid, saponin, tannin. Tanaman
yang mengandung senyawa alkaloid, tannin, saponin, flavonoid, terpenoid, minyak
atsiri dan senyawa fenolik lainnya berpotensi digunakan sebagai antiserangga.
Description
februari 2026 Rudi H
