Implementasi Algoritma Grey Wolf Optimizer pada Permasalahan Multiple Constraints Bounded Knapsack
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
fakultas matematika dan ilmu pengetahuan alam
Abstract
Permasalahan knapsack merupakan salah satu masalah optimasi mengenai
pemilihan barang yang akan dimasukkan ke dalam suatu media yang memiliki
keterbatasan ruang atau daya tampung. Salah satu jenis permasalahan knapsack
yaitu Bounded Knapsack yang merupakan permasalahan dimana objek yang
dimasukkan ke dalam media penyimpanan dimensinya bisa dimasukkan sebagian
atau seluruhnya namun jumlah objeknya terbatas (ketersediaan barang). Terdapat
variasi dari permasalahan knapsack yaitu salah satunya Multidimensional atau
Multiple Constraints Knapsack Problem. Multidimensional atau Multiple
Constraints Knapsack Problem merupakan permasalahan yang memiliki kendala
lebih dari 1 untuk dapat memaksimalkan keuntungan yang diperoleh.
Penelitian ini menyelesaikan tentang Implementasi Algorima Grey Wolf
Optimizer (GWO) pada Permasalahan Multiple Constraints Bounded Knapsack.
Data yang digunakan adalah data sejumlah barang yang dijual di Toko Citra Tani.
Toko Citra Tani adalah toko yang menjual bermacam-macam bahan bangunan
seperti cat, tinner, semen dan masih banyak lagi lainnya. Data yang diambil
berupa nama barang, jumlah barang, satuan, berat satuan, volume barang, harga
beli, dan harga jual. Terdapat dua parameter dari algoritma GWO ini, yaitu parameter populasi
dan maksimal iterasi. Parameter ini digunakan untuk mengetahui hasil dari
algoritma GWO yaitu berupa solusi optimal yang didapatkan dari beberapa
percobaan dengan iterasi non-improve yang berbeda pula. Hasil yang didapatkan
dari algoritma GWO ini nantinya akan dibandingkan dengan hasil dari metode
simpleks menggunakan Solver Add-In pada Microsoft Excel.
Berdasarkan hasil uji pengaruh parameter terhadap data yang digunakan
diketahui bahwa parameter populasi dan maksimal iterasi memiliki pengaruh yang
sama terhadap hasil yang didapatkan. Semakin besar nilai dari parameter populasi,
maka hasil yang didapatkan juga semakin mendekati nilai optimal. Sama halnya
dengan parameter maksimal iterasi, semakin besar nilai dari parameter maksimal
iterasi, maka hasil yang didapatkan juga semakin mendekati nilai optimal.
Berdasarkan hasil simulasi akhir data dengan menggunakan parameter
populasi sebesar 1000 dan maksimal iterasi sebesar 10000, algoritma GWO
memiliki solusi yang hampir mendekati nilai optimal yang didapat dari Simpleks
Solver Add-In pada Microsoft Excel. Profit terbesar yang didapatkan yaitu sebesar
Rp 2.704.700,- sementara profit terkecil yaitu sebesar Rp 2.678.400,-. Adapun
rata-rata iterasi konvergen yaitu sebesar 9877,6.
Hasil dari algoritma Grey Wolf Optimizer (GWO) dibandingkan dengan
Simpleks Solver Add-In pada Microsoft Excel memiliki rata-rata persentase
deviasi sebesar 1,776272%. Namun jika dilihat dari profit terbaik, persentase
deviasi yang didapat yaitu sebesar 0,963017% yang menunjukkan bahwa
algoritma GWO memberikan hasil yang mendekati nilai optimal.
Description
reupload file repository 7 april 2026 izza/tofik
