Pengaru pH Media dan Jenis Isolat Terhadap Produksi Hormon IAA (Indole Acetic Acid) oleh Bakteri Penghasil IAA
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Pertanian
Abstract
Hormon Indole Acetic Acid (IAA) merupakan salah satu auksin alami yang
dihasilkan oleh mikroorganisme rizosfer, khususnya bakteri, yang memiliki peran
penting dalam mengatur pembelahan sel, pemanjangan akar, serta pertumbuhan
tanaman secara keseluruhan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh
variasi pH media dan jenis isolat bakteri terhadap produksi hormon IAA, serta
untuk mengkaji dampak aplikasinya terhadap pertumbuhan tanaman Edamame.
Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) faktorial dengan dua
faktor utama, yaitu pH media (P1, P2, P3, P4 dan P5) dan jenis isolat (I0, I1, I2),
masing-masing perlakuan diulang dua kali. Data hasil pengukuran konsentrasi IAA
dianalisis menggunakan analisis varians satu arah (One-Way ANOVA) untuk
menguji perbedaan rata-rata antar perlakuan, dan dilanjutkan dengan uji Duncan
pada taraf signifikansi 95% apabila ditemukan perbedaan nyata. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa faktor pH media dan jenis isolat secara kombinasi
berpengaruh signifikan terhadap produksi IAA. pH media asam memberikan hasil
tertinggi dengan nilai 9,332 ppm, sedangkan pH media agak basa menghasilkan
konsentrasi terendah sebesar 5,568 ppm. Berdasarkan jenis isolat, isolat 2 (I2)
menunjukkan kemampuan produksi IAA paling tinggi sebesar 8,472 ppm
dibandingkan isolat lainnya. Namun, hasil uji aplikasi isolat dan perlakuan pH
media pada tanaman menunjukkan bahwa tidak terdapat pengaruh nyata terhadap
parameter pertumbuhan tanaman (p > 0,05). Hal ini mengindikasikan bahwa faktor
lingkungan, adaptasi isolat terhadap media tanam, atau periode pengamatan
pertumbuhan tanaman dapat mempengaruhi efektivitas hormon IAA pada tahap
Pengaplikasian.
Description
reupload 2026 Rudi H, FINALISASI oleh Agus 2026 Juni 08
