Pengembangan Perangkat Pembelajaran Realistic Mathematics Education (RME) Bermuatan Aktivitas Pertanian untuk Meningkatkan Kemampuan Numerasi
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Abstract
Numerasi diartikan sebagai kemampuan berpikir individu baik sebagai warga
Indonesia dan warga dunia untuk mengimplementasikan konsep, prosedur, fakta
serta alat matematika guna menyelesaikan permasalahan dalam berbagai jenis
situasi. Kemampuan numerasi termasuk kemampuan mendasar yang wajib dimiliki
oleh siswa karena menjadi bekal penting untuk menghadapi masalah dalam
kehidupan nyata. Namun, kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa hasil tes
PISA 2022 dan Asesmen Nasional 2023 mengindikasikan kemampuan numerasi
siswa belum memuaskan. Hal ini diperkuat oleh hasil kuesioner di beberapa sekolah
Jawa Timur yang menunjukkan bahwa mayoritas siswa memiliki kemampuan
numerasi pada kategori cukup dan masih perlu ditingkatkan, salah satunya SMP
Negeri 2 Bangorejo. Berdasarkan permasalahan tersebut, diperlukan perangkat
pembelajaran yang relevan dengan konteks lingkungan sekitar siswa yang dapat
memfasilitasi siswa untuk belajar serta meningkatkan kemampuan numerasi siswa
jenjang SMP. Perangkat pembelajaran yang dikembangkan adalah perangkat
pembelajaran Realistic Mathematics Education (RME) bermuatan aktivitas
pertanian yang terdiri dari modul ajar, LKPD, paket tes dan buku petunjuk
penggunaan.
Penelitian ini bertujuan untuk 1) mendeskripsikan proses pengembangan
perangkat pembelajaran RME bermuatan aktivitas pertanian yang valid, praktis dan
efektif untuk meningkatkan kemampuan numerasi; 2) mendeskripsikan hasil
pengembangan perangkat pembelajaran RME bermuatan aktivitas pertanian yang
valid, praktis dan efektif untuk meningkatkan kemampuan numerasi. Proses
pengembangan menggunakan model Plomp dengan tiga tahapan yakni fase
investigasi awal, fase pengembangan dan fase penilaian. Kuesioner, observasi, tes,
angket dan wawancara digunakan sebagai teknik pengumpulan data. Pada tahap fase
investigasi awal, dilakukan penggalian kebutuhan di sekolah
dengan melibatkan 26 guru dan calon guru yang mengajar di beberapa sekolah
menengah pertama Jawa Timur. Pada fase pengembangan, dilakukan tinjauan oleh
3 pakar untuk menilai kevalidan baik perangkat maupun instrumen serta penguji
keterbacaan oleh 3 siswa. Hasil validasi terhadap modul ajar, LKPD, paket tes dan
buku petunjuk penggunaan masing-masing memperoleh skor sebesar 3,77; 3,81;
3,84 dan 3,87. Selain itu, LKPD dan soal tes juga memenuhi kualitas keterbacaan
yang baik oleh siswa. Pada fase penilaian, perangkat yang telah valid diuji coba
dengan melibatkankan kelas VIIE sebagai kelas eksperimen dan kelas VIIA sebagai
kelas kontrol. Selanjutnya perangkat pembelajaran diuji coba pada kelas
eksperimen untuk menguji kepraktisan dan keefektifannya. Hasil implementasi
menunjukkan bahwa perangkat memenuhi kriteria praktis dengan tercapainya
observasi keterlaksanaan pembelajaran sebesar 95% (sangat baik), observasi
aktivitas peserta didik sebesar 84,9% (aktif), angket respon peserta didik sebesar
95,48% (positif), dan angket respon guru sebesar 100% (positif). Perangkat juga
memenuhi kriteria efektif berdasarkan skor N-Gain yakni sebesar 0,65 yang
termasuk kategori sedang, serta hasil uji Independent Sample T-Test menunjukkan
nilai Sig.(2-tailed) sebesar 0,049 ≤ 0,05 yang berarti berdasarkan kriteria uji
statistik yakni H1 diterima sehingga dapat diartikan rata-rata nilai tes kemampuan
numerasi siswa di kelas ekperimen lebih baik daripada kelas kontrol. Dengan
demikian, perangkat pembelajaran RME bermuatan aktivitas pertanian yang
dikembangkan telah memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif untuk
meningkatkan kemampuan numerasi.
Description
Reupload file repositori 28 januari 2026_Kurnadi
