Analisis Etika Bisnis Islam Terhadap Penetapan Harga Tembakau Samporis Antara Petani dan Tengkulak di Kecamatan Jelbuk, Kabupaten Jember
| dc.contributor.author | Siti Anggia Magfirotul Febrian Khoery | |
| dc.date.accessioned | 2026-07-14T00:30:54Z | |
| dc.date.issued | 2026-06-08 | |
| dc.description | Validasi dan Finalisasi Repositori File 14 Juli 2026_Kholif Basri | |
| dc.description.abstract | Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mekanisme praktik jual beli dan penetapan harga tembakau samporis antara petani dan tengkulak di Kecamatan Jelbuk, Kabupaten Jember, menilai kesesuaiannya dengan prinsip etika bisnis Islam, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang menyebabkan ketimpangan posisi tawar petani. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian lapangan (field research), di mana data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan melibatkan petani, tengkulak, dan pihak gudang sebagai informan, kemudian dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penetapan harga dilakukan melalui mekanisme tawar-menawar yang didasarkan pada kualitas tembakau samporis seperti warna, aroma, dan tingkat kekeringan, sehingga mencerminkan adanya interaksi negosiasi antara kedua belah pihak, namun dalam kondisi tertentu tengkulak masih memiliki posisi yang lebih dominan dalam menentukan harga. Dari perspektif etika bisnis Islam, praktik tersebut pada dasarnya telah mencerminkan prinsip kejujuran dan kerelaan, tetapi implementasinya belum sepenuhnya optimal karena masih ditemukan ketidaktransparanan informasi, potensi manipulasi kualitas, serta praktik penundaan pembayaran yang dapat merugikan petani. Ketimpangan posisi tawar petani dipengaruhi oleh keterbatasan akses pasar, ketergantungan sebagian petani terhadap modal tengkulak, serta keterbatasan informasi harga, sehingga hubungan yang terbentuk cenderung menyerupai pola patron klien yang memperkuat ketergantungan petani, dengan demikian diperlukan peningkatan transparansi, akses informasi, dan penguatan kelembagaan petani guna mewujudkan praktik penetapan harga yang lebih adil dan sesuai dengan prinsip etika bisnis Islam. | |
| dc.description.sponsorship | DPU: Dr. Agus Luthfi, M.Si | |
| dc.identifier.other | Kholif Basri | |
| dc.identifier.uri | https://repository.unej.ac.id/handle/123456789/11180 | |
| dc.language.iso | other | |
| dc.publisher | Fakultas Ekonomi dan Bisnis | |
| dc.subject | Tengkulak. | |
| dc.subject | Petani | |
| dc.subject | Etika Bisnis Islam | |
| dc.subject | Penetapan Harga | |
| dc.subject | Tembakau Samporis | |
| dc.title | Analisis Etika Bisnis Islam Terhadap Penetapan Harga Tembakau Samporis Antara Petani dan Tengkulak di Kecamatan Jelbuk, Kabupaten Jember | |
| dc.type | Other |
