Implementasi Teknik Relaksasi Napas Dalam dan Dukungan Spiritual pada Pasien Skizofrenia dengan Risiko Perilaku Kekerasan di Pondok Waras Healing Center Lumajang

dc.contributor.authorNita Nurcahyani
dc.date.accessioned2026-07-09T12:04:10Z
dc.date.issued2026-06-13
dc.descriptionFinalisasi Maya_09 Juli 2026
dc.description.abstractRisiko perilaku kekerasan merupakan masalah keperawatan jiwa yang sering ditemukan pada pasien skizofrenia dan ditandai dengan ketidakmampuan mengontrol emosi, marah, perilaku agresif, serta kecenderungan merusak lingkungan. Kondisi ini dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain apabila tidak ditangani secara tepat. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan intervensi relaksasi napas dalam dan dukungan spiritual dalam menurunkan risiko perilaku kekerasan pada pasien skizofrenia. Metode yang digunakan adalah desain studi kasus pada satu pasien dengan diagnosis medis skizofrenia di Pondok Waras Healing Center Lumajang. Intervensi dilakukan selama enam hari berturut-turut, selama 5 – 10 menit pada bulan April 2026. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan status mental, dan penilaian menggunakan instrumen RUFA. (Respon Umum Fungsi Adaptif ) Implementasi meliputi edukasi, latihan relaksasi napas dalam, dzikir, komunikasi asertif, serta aktivitas terjadwal. Hasil menunjukkan penurunan risiko perilaku kekerasan pada pasien skizofrenia setelah diberikan relaksasi napas dalam dan dukungan spiritual selama enam hari. Hal ini ditandai dengan berkurangnya intensitas marah, tidak adanya perilaku agresif, meningkatnya kontrol emosi, serta penurunan skor RUFA dari 19 kategori tinggi menjadi 6 kategori rendah. Intervensi ini efektif sebagai pendekatan nonfarmakologis yang sederhana, aman, dan mudah diterapkan. Dari hasil studi kasus ini, diharapkan perawat dapat Penerapan relaksasi napas dalam dan dukungan spiritual selama enam hari terbukti membantu menurunkan risiko perilaku kekerasan pada pasien skizofrenia. Hal ini ditunjukkan dengan penurunan skor RUFA dari 19 kategori tinggi menjadi 6 kategori rendah, berkurangnya intensitas marah, tidak munculnya perilaku agresif, serta meningkatnya kemampuan pasien dalam mengontrol emosi. Intervensi ini dapat digunakan sebagai pendekatan nonfarmakologis yang sederhana, aman, dan mudah diterapkan dalam asuhan keperawatan jiwa untuk membantu pasien mengendalikan perilaku kekerasan secara mandiri.
dc.description.sponsorshipDPU : Ns. Primasari Mahardika Rahmawati, S.Kep., M.Kep, DPA : Ns. R Endro Sulistyono., S.Kep., M.Kep
dc.identifier.urihttps://repository.unej.ac.id/handle/123456789/10949
dc.language.isoother
dc.publisherFakultas Keperawatan
dc.subjectRisiko Perilaku Kekerasan
dc.subjectRelaksasi Napas Dalam Kontrol Emosi
dc.subjectDukungan Spiritual
dc.subjectSkizofrenia
dc.titleImplementasi Teknik Relaksasi Napas Dalam dan Dukungan Spiritual pada Pasien Skizofrenia dengan Risiko Perilaku Kekerasan di Pondok Waras Healing Center Lumajang
dc.typeOther

Files

Original bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
LTA TUGAS AKHIR NITA NURCAHYANI BISMILAH TERBARU (2) NITRO.pdf
Size:
2.79 MB
Format:
Adobe Portable Document Format

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed to upon submission
Description:

Collections