Konsep Kebebasan Isaiah Berlin Pada Perubahan Tokoh Eren Yeager Dalam Serial Attack On Titan: Analisis Struktur Naratif Tiga Babak
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Ilmu Budaya
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis transformasi tokoh Eren Yeager dalam serial anime Attack on Titan dengan menggunakan pendekatan struktur naratif tiga babak oleh Syd Field serta konsep kebebasan negatif dan positif oleh Isaiah Berlin. Permasalahan utama dalam penelitian ini adalah bagaimana perjalanan hidup Eren dapat dianalisis melalui struktur tiga babak, serta bagaimana bentuk kebebasan dalam pemikirannya berkembang dari keinginan untuk membebaskan diri (kebebasan negatif) menjadi dominasi total atas pihak lain (kebebasan positif). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan analisis naratif. Data diperoleh melalui observasi terhadap adegan adegan penting dalam serial anime dan dianalisis menggunakan teori naratif dan konsep kebebasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi Eren berlangsung secara bertahap. Pada babak pertama (setup), Eren tampil sebagai individu idealis yang menolak pembatasan eksternal seperti tembok dan ancaman Titan. Ia menunjukkan semangat kebebasan negatif untuk keluar dari pembatas fisik. Pada babak kedua (confrontation), Eren mulai mengalami konflik ideologis dan moral yang mempertemukannya dengan warisan ingatan masa lalu dan tanggung jawab besar sebagai pewaris kekuatan Titan. Di sini, konsep kebebasan positif mulai muncul ketika Eren mulai menyerang negara Marley. Babak ketiga (resolution) Eren memasuki tahap kebebasan positif dalam bentuk yang ekstrem, ketika ia mengambil keputusan radikal untuk memusnahkan dunia luar demi melindungi tanah kelahirannya, meskipun hal tersebut memiliki konsekuensi moral, dan Eren bersedia akan menanggungnya di neraka bersama Armin. Kesimpulan dari penelitian ini menekankan bahwa transformasi tokoh Eren menggambarkan perjalanan ideologis yang kompleks, dari perlawanan terhadap penindasan hingga menjadi pelaku genosida. Cerita Attack on Titan memperlihatkan bahwa kebebasan, dalam bentuknya yang absolut, menyimpan potensi paradoks yang dapat berujung pada tindakan ekstrem dan kehilangan nilai nilai kemanusiaan. Penelitian ini membuktikan bahwa struktur naratif dan konsep kebebasan dapat digunakan secara bersamaan untuk mengkaji perubahan tokoh fiksi dalam media seperti anime
Description
Repository Januari 2026_Hasyim
