Karakteristik Fisik, Kimia, dan Fungsional Bihun Dengan Penambahan Ekstrak Kulit Buah Naga dan Ekstrak Cascara
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Teknologi Pertanian
Abstract
Bihun merupakan produk pangan berbasis pati yang banyak dikonsumsi
masyarakat karna teksturnya yang lembut, rasa netral, mudah diolah serta daya
cerna yang baik. Namun, kandungan gizi dan komponen fungsional bihun masih
rendah sehingga perlu ditingkatkan melalui penambahan ekstrak kulit buah naga
dan ekstrak cascara. Penelitian ini mengkaji penambahan ekstrak kulit buah naga
dan ekstrak cascara sebagai sumber senyawa antioksidan pada bihun. Bahan utama
yang digunakan adalah tepung beras dengan penambahan ekstrak kulit buah naga
dan ekstrak cascara pada beberapa konsentrasi perlakuan 5%, 10%, dan 15%.
Parameter yang diamati meliputi karakteristik fisik (warna, daya kembang, water
holdings capacity (WHC) dan oil holdings capacity (OHC), kimia (kadar air dan
kadar abu), serta fungsional ialah aktivitas antioksidan.
Data hasil analisis yang telah dilakukan, diolah secara deskriptif
menggunakan aplikasi Microsoft Excel 2019. Hasil olah data yang dihasilkan akan
disajikan dalam bentuk diagram atau tabel yang dilengkapi dengan standar deviasi.
Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan karakteristik antara bihun dengan
penambahan ekstrak kulit buah naga dan ekstrak cascara. Karakteristik bihun
dengan penambahan ekstrak kulit buah naga menunjukkan warna yang lebih cerah
kemerahan akibat kandungan pigmen betasianin, serta memiliki daya kembang dan
water holding capacity (WHC) yang lebih tinggi. Peningkatan WHC berkaitan
dengan kemampuan serat dalam ekstrak kulit buah naga untuk menyerap dan
menahan air, sehingga mendukung proses hidrasi dan pengembangan bihun.
Sebaliknya, bihun dengan penambahan ekstrak cascara cenderung memiliki warna
lebih gelap, daya kembang lebih rendah, namun menunjukkan nilai oil holding
capacity (OHC) yang lebih tinggi. Hal ini dipengaruhi oleh kandungan serat kasar
pada cascara yang mampu berinteraksi dengan minyak dan meningkatkan
kemampuan pengikatan minyak.
Description
Finalisasi oleh Agus 20 Juli 2026
