Studi Kasus Permasalahan Perilaku Agresif usia 5 – 6 Tahun di TK Ilmu Al Qur’an
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Abstract
Masa kanak-kanak merupakan periode di mana individu mulai mengenali
sekitar. Semua pengetahuan baru yang dia peroleh, baik hal-hal positif maupun
negatif akan diterima dengan baik, direspon dengan pengertian, dan kemudian
ditiru oleh anak usia dini sesuai dengan kepribadian yang mereka miliki. Anak usia
dini mengamati dengan cermat dan lingkungan sekitarnya menjadi panutan yang
baik baginya. Ketika anak usia dini sedang berkembang mereka akan mengalami
beberapa tahapan yang melibatkan berbagai hambatan selama proses
perkembangannya. Di TK Ilmu Al Qur’an, terutama di kelompok B2, peneliti
menemukan masalah terkait perilaku dua siswa di sekolah tersebut. Anak yang
dikenal dengan inisial "A" dan "F" kerap mengganggu teman-temannnya, bahkan
sampai menyakiti mereka dengan verbal ( kata yang bersifat menyakiti ) dan
kekerasan fisik, seperti pukulan terhadap teman sekelas mereka. Perilaku agresif
kedua anak tersebut membuat ibu salah satu teman yang menjadi sasaran perilaku
agresif "A" dan "F" bertengkar. Agresif verbal juga dialami"A" dan "F" seperti
melontarkan kata – kata kotor, membantah dan masih banyak agresif verbal
lainnya.
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah mengapa dua anak dari TK
Ilmu Al Qur’an mengalami masalah perilaku agresif. Adapun tujuan yang ingin
dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui mengapa dua anak dari TK
Ilmu Al Qur’an mengalami masalah perilaku agresif. Penelitian ini menggunakan
penelitian Studi kasus, dan lokasi penelitian dilaksanakan di TK Ilmu Al Qur’an
khususnya di kelompok B2, yang beralamat di JI. Bandeng No.1 RT.001 RW.003,
Sempusari, Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur.
Metode pengambilan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan
dokumentasi. Dalam penelitian ini, digunakan teknik analisis Miles dan Huberman. Kegiatan yang dilakukan dalam proses analisis data termasuk pengumpulan data,
reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan..
Berdasarkan hasil penelitian dapat ditarik kesimpulkan bahwa “A” dan
“F” mengalami masalah perilaku agresif fisik dan verbal disebabkan oleh faktor
lingkungan keluarga dan faktor lingkungan sosial dari anak tersebut. Orang tua
cenderung melakukan pola asuh permisif. Orang tua yang memberi kebebasan dan
kesempatan yang luas kepada anak dalam melakukan tindakan, perbuatan, dan
pengambilan keputusan. Sikap orang tua yang jarang mendisiplinkan anak,
sehingga membuat anak kurang perhatian dan kasih sayang orang tua. “A” dan “F”
juga jarang diawasi saat bermain di lingkungan sosialnya sehingga mendapatkan
perilaku agresif fisik dan verbal dengan cara meniru (modelling) berupa memukul,
mencubit, menjambak, menendang, menggigit, menarik, bertengkar, membentak,
berkata kasar atau jorok, mengejek, marah, membantah dan berteriak dari
lingkungan sosialnya. Faktor pendukung lainnya berupa perceraian kedua orang tua
yang juga memicu anak berperilaku agresif dikarenakan orang tua merupakan
pembimbing karakter yang penting untuk berkembangnya tingkah laku anak.
Saran yang diperoleh dari penelitian ini adalah sebaiknya orang tua
melakukan pola asuh positif untuk membentuk perilaku yang tepat pada anak, serta
menunjukkan contoh yang sesuai untuk mendukung proses pertumbuhan dan
perkembangan mereka. Sebaiknya guru memberikan perhatian khusus kepada anak
yang cenderung agresif. Untuk penelitian selanjutnya, penelitian ini bisa dijadikan
sebagai referensi untuk menggali lebih dalam dan menemukan aspek lainnya.
Description
Entry oleh Arif 2026 Februari 27
