Pengaruh Ekstrak Kulit Bawang Merah terhadap Berat Organ dan Jumlah Sel Piknotik Miokard Tikus pada Uji Toksisitas Subkronis
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Kedokteran
Abstract
Kulit bawang merah (Allium cepa L.) mengandung berbagai senyawa
bioaktif, terutama kuersetin, yang dikenal memiliki aktivitas antioksidan. Namun,
pada dosis tinggi atau paparan berkepanjangan, kuersetin berpotensi menunjukkan
efek prooksidan yang dapat menyebabkan kerusakan sel. Seiring meningkatnya
pemanfaatan ekstrak kulit bawang merah dan produk yang mengandung kuersetin,
perlu dilakukan evaluasi terhadap potensi efeknya pada jaringan jantung. Penelitian
ini bertujuan untuk menilai efek subkronis ekstrak kulit bawang merah terhadap
berat jantung dan histopatologi miokardium pada tikus Wistar.
Penelitian eksperimental murni yang dilakukan menggunakan 24 ekor tikus
Wistar jantan yang dibagi menjadi empat kelompok. Ekstrak terlebih dahulu
distandarisasi menggunakan HPLC dan diketahui mengandung kuersetin sebesar
13% (130 mg/g ekstrak). Kelompok perlakuan diberi ekstrak kulit bawang merah
secara oral selama 28 hari dengan dosis 731, 1462, dan 2924 mg/kgBB, sedangkan
kelompok kontrol menerima DMSO saja. Evaluasi dilakukan melalui pengukuran
berat jantung absolut dan relatif serta pemeriksaan histopatologi miokardium
menggunakan pewarnaan Hematoksilin-Eosin untuk menghitung jumlah sel
piknotik
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ekstrak kulit bawang
merah tidak memengaruhi berat jantung absolut maupun relatif (p>0,05). Namun,
terdapat peningkatan jumlah sel piknotik miokardium yang signifikan (p<0,05).
Kelompok dosis 1462 mg/kgBB dan 2924 mg/kgBB memiliki jumlah sel piknotik
yang lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol, sedangkan dosis 731 mg/kgBB
tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan. Temuan ini menunjukkan adanya
perubahan histopatologis yang bergantung pada dosis tanpa disertai perubahan
makroskopis pada berat jantung.
Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa pemberian ekstrak
kulit bawang merah secara subkronis tidak memengaruhi berat jantung, tetapi dapat
menyebabkan perubahan histopatologis miokardium berupa peningkatan jumlah sel
piknotik pada dosis yang lebih tinggi. Kondisi ini mengindikasikan adanya potensi
cedera seluler awal pada jaringan jantung akibat paparan ekstrak yang kaya
kuersetin meskipun belum terjadi perubahan berat organ.
Description
Validasi file repositori 27 Juli 2026_Firli
