Gambaran Kondisi Fisik Ruang Hunian, Penerapan Etika Batuk dan Bersin terhadap Kejadian ISPA pada Warga Binaan Pemasyarakatan (Studi di Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Madiun)

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT

Abstract

Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) masih menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat global. Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) merupakan lingkungan yang rentan terhadap kejadian dan penularan ISPA, yang tercermin dari proporsi kasus ISPA yang mencapai lebih dari 50% dari seluruh kasus penyakit yang dilaporkan di lapas. Lapas Kelas I Madiun sempat menempati peringkat pertama kasus ISPA tertinggi di antara lapas kelas I di Jawa Timur, dengan kasus meningkat dari 209 September, 266 Oktober menjadi 325 November tahun 2025, didukung kondisi ruang hunian yang melebihi kapasitas, keterbatasan ventilasi dan pencahayaan yang masuk kedalam ruang hunian, serta penerapan etika batuk dan bersin yang belum dilakukan dengan benar. Penelitian ini bertujuan mengetahui gambaran karakteristik WBP, kondisi fisik ruang hunian, penerapan etika batuk dan bersin serta kejadian ISPA pada WBP di Lapas Kelas I Madiun. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif observasional dengan desain cross sectional. Sampel penelitian berupa ruang hunian dipilih secara purposive sampling, sedangkan seluruh WBP pada ruang hunian tersebut (n=118) dijadikan responden. Data dikumpulkan melalui observasi, pengukuran langsung, kuesioner, dan wawancara, dianalisis secara univariat. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar ruang hunian tidak memenuhi syarat pada parameter suhu (70%), kelembapan (100%), pencahayaan (90%), luas ventilasi (60%), laju ventilasi alami (50%), kepadatan hunian (60%); penerapan etika batuk dan bersin sebagian besar responden berkategori kurang (67%); serta kejadian ISPA ditemukan pada 37 responden (31%) dan tersebar di seluruh ruang hunian yang diteliti. Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu, karakteristik WBP pada kategori usia di dominasi oleh kelompok usia dewasa akhir. Jenis kelamin di dominasi oleh laki-laki. Lama menjalani masa tahanan, mayoritas telah tinggal ≥6 bulan di lingkungan lapas, parameter kondisi fisik ruang hunian sebagian besar belum memenuhi standar, penerapan etika batuk dan bersin masih kurang optimal, dan ISPA ditemukan merata di seluruh ruang hunian yang diteliti.

Description

Finalisasi Juli 2026 hasyim

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By