Mitos dalam Tradisi Tingkeban pada Masyarakat Jawa di Tempurejo Kabupaten Jember

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pengetahuan

Abstract

Tradisi slametan merupakan upacara ritual yang telah menjadi tradisi di kalangan masyarakat Islam Jawa untuk memperingati peristiwa penting dalam kehidupan seseorang. Salah satu slametan yang sampai saat ini masih dilaksanakan di Desa Tempurejo, yaitu Tingkeban. Tingkeban adalah upacara atau ritual yang dilaksanakan oleh wanita hamil saat kandungannya memasuki usia ke tujuh bulan. Tingkeban dipercaya dapat memberi keselamatan kepada calon ibu dan anak yang ada dalam kandungan. Terdapat cerita mitos dalam pelaksaanaan tradisi Tingkeban di Desa Tempurejo. Pertama, pelaksanaan tradisi Tingkeban dipercaya memiliki tujuan esensial untuk menghormati saudara gaib sang bayi “ngopahi kaki among lan nini among atau sedulur papat lima pancer”. Kedua, mitos yang berkembang mengenai pelaksanaan tradisi Tingkeban, yaitu apabila seorang wanita yang sedang mengandung usia kandungan tujuh bulan tidak menjalani tradisi Tingkeban maka diyakini kandungannya bisa hilang dicuri pelaku pesugihan Pujan

Description

Entry oleh Arif 2026 April 09

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By