Pengaruh LKPD Berbasis STEM dengan Media Terintegrasi Augmented Reality pada Topik Sistem Pencernaan terhadap Keterampilan Berpikir Kritis dan Hasil Belajar Biologi Siswa SMA
| dc.contributor.author | Anisa Novita Putri | |
| dc.date.accessioned | 2026-02-26T02:59:44Z | |
| dc.date.issued | 2024-02-05 | |
| dc.description | Entry oleh Arif 2026 Februari 26 | |
| dc.description.abstract | Keterampilan berpikir kritis siswa di Indonesia masih tergolong rendah dan sebagian besar siswa belum mampu mengembangkan keterampilan berpikir kritisnya melalui pengerjaan soal HOTS. Keterampilan berpikir kritis memiliki potensi dalam peningkatan kualitas pendidikan di sekolah, sehingga perlu diperkuat melalui pembelajaran biologi. Berdasarkan penelitian yang ada sebelumnya menyebutkan bahwasannya materi sistem pencernaan bersifat abstrak dan sering membuat siswa miskonsepsi karena organ pencernaan yang tidak dapat diamati secara langsung. Salah satu potensi yang dapat digunakan dalam pembelajaran biologi yaitu dengan memanfaatkan Augmented Reality khususnya materi terkait konteks makanan dan pencernaan yaitu materi sistem pencernaan. Penyampaian materi umumnya hanya bersumber pada buku teks yang telah disediakan oleh sekolah dan LKPD pada sebagian guru yang membuatnya. Upaya yang dapat dilakukan yakni menginovasi LKPD dengan menyisipkan unsur STEM (Science, Technology, Engineering and Mathematics) dan media pembelajaran berbasis AR. LKPD berbasis STEM dengan media terintegrasi AR dapat memberikan kesempatan bagi siswa untuk berpikir kritis. Selain keterampilan berpikir kritis, penelitian ini juga berupaya mengetahui hasil belajar siswa terhadap LKPD yang digunakan. Hasil belajar siswa merupakan perbandingan nilai siswa sebelum dan sesudah diberikan perlakuan. Hasil belajar siswa merupakan suatu hal yang penting untuk mengetahui pengaruh proses belajar mengajar serta bahan evaluasi untuk mengukur pengetahuan siswa. Tujuan penelitian untuk menganalisis pengaruh LKPD berbasis STEM dengan media terintegrasi Augmented Reality pada topik sistem pencernaan terhadap keterampilan berpikir kritis siswa biologi SMA dan untuk mengetahui hasil belajar siswa terhadap LKPD berbasis STEM dengan media terintegrasi Augmented Reality pada topik sistem pencernaan dalam pembelajaran biologi SMA. Jenis penelitian yang dilakukan yakni penelitian eksperimen semu (quasi experiment) dengan menggunakan menggunakan desain Control Group Pretest Posttest. Penelitian ini dilakukan di SMAN Balung dengan subjek penelitin yaitu kelas XI-1 dan XI-2. Kelas eksperimen menggunakan LKPD berbasis STEM dengan media terintegrasi Augmented Reality pada topik sistem pencernaan sedangkan kelas kontrol menggunakan LKPD non-STEM. Metode analisis data secara deskriptif dan statistik SPSS Mann Whitney Test untuk keterampilan berpikir kritis dan untuk hasil belajar menggunakan uji statistik ANAKOVA pada ranah kognitif, serta uji N-Gain Score pada ranah psikomtorik. Data keterampilan berpikir kritis siswa didasarkan pada rubrik keterampilan berpikir kritis menggunakan lima indikator melliputi mengajukan pertanyaan serta menjawab pertanyaan, mempertimbangkan kredibilitas sumber, mengidentifiksi asumsi, membuat dan menentukan kesimpulan, dan yang terakhir menentukan suatu tindakan. Hasil rerata keseluruhan aspek keterampilan berpikir kritis kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol yaitu 66,35 ± 21,59 dan kelas kontrol 57,25 ± 21,22 Selain itu, berdasarkan uji Mann Whitney Test mendapatkan hasil (Sig.= 0,00 < 0,05), artinya terdapat perbedaan yang signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol pada semua aspek. Sementara itu hasil belajar ranah kognitif siswa dibuktikan dengan adanya selisish nilai pre-test dan post-test pada kelas eksperimen sebesar 15,58 sedangkan pada kelas kontrol sebesar 8,86. Berdasarkan hasil uji Anacova pada hasil belajar ranah kognitif siswa mendapatkan hasil (Sig. = 0,00 < 0,05), serta hasil belajar ranah psikomotorik menunjukkan rerata N-Gain score untuk kelas eksperimen sebesar 0,6 ± 0,06 termasuk dalam kategori sedang, dengan nilai N-Gain score minimal 0,5 dan maksimal 0,7. Sedangkan pada kelas kontrol rerata nilai N-Gain score sebesar 0,2 ± 0,3 termasuk dalam kategori rendah, dengan nilai N-Gain score minimal 0,2 dan maksimal 0,3. | |
| dc.description.sponsorship | DPU : Prof. Dr. Suratno, M.Si. DPA : Kamalia Fikri, S.Pd., M.Pd | |
| dc.identifier.uri | https://repository.unej.ac.id/handle/123456789/4608 | |
| dc.language.iso | other | |
| dc.publisher | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan | |
| dc.subject | STEM | |
| dc.subject | Augmented Reality | |
| dc.subject | Keterampilan Berpikir Kritis | |
| dc.subject | Hasil Belajar Biologi | |
| dc.title | Pengaruh LKPD Berbasis STEM dengan Media Terintegrasi Augmented Reality pada Topik Sistem Pencernaan terhadap Keterampilan Berpikir Kritis dan Hasil Belajar Biologi Siswa SMA | |
| dc.type | Other |
