Analisis Risiko K3 Tenaga Kerja pada Pekerjaan Struktur Hotel Adiwana Alas Harum Bali dengan Metode Hirarc dan Fishbone Diagram
| dc.contributor.author | Maryam Fatin Razita | |
| dc.date.accessioned | 2026-06-23T08:03:28Z | |
| dc.date.issued | 2026-05-04 | |
| dc.description | Approved by Teddy | |
| dc.description.abstract | Pelaksanaan proyek konstruksi dengan kondisi medan yang kompleks meningkatkan potensi terjadinya kecelakaan kerja. Berdasarkan data BPJS Ketenagakerjaan, jumlah kasus kecelakaan kerja meningkat dari 234.370 kasus pada tahun 2021 menjadi 462.241 kasus pada akhir tahun 2024. Proyek pembangunan Hotel Adiwana Alas Harum Bali memiliki karakteristik lokasi di tepi jurang dengan elevasi +265.900 hingga +287.300, medan curam, serta keterbatasan alat berat yang meningkatkan potensi bahaya kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi risiko dominan, menganalisis akar penyebab risiko dominan, merumuskan pengendalian risiko dominan, serta mengevaluasi penurunan tingkat risiko dominan setelah pengendalian diterapkan. Metode yang digunakan adalah Hazard Identification, Risk Assessment, and Risk Control (HIRARC) untuk identifikasi dan penilaian risiko, analisis Pareto untuk menentukan risiko dominan, serta Fishbone Diagram untuk menganalisis akar penyebab risiko. Hasil penelitian menunjukkan dari 65 variabel risiko terdapat 45 variabel risiko dominan yang dikelompokkan ke dalam 9 kelompok risiko. Risiko dominan berkategori high risk dengan nilai risk rating 13 terdapat pada Kelompok 1, yaitu risiko paparan material kerja berupa percikan beton dan pekerjaan hot work/las, yang dipengaruhi oleh faktor tenaga kerja, alat dan material, lingkungan, serta metode kerja. Pengendalian risiko dilakukan berdasarkan hierarki pengendalian melalui eliminasi, substitusi, perancangan, administratif, dan APD. Pengendalian risiko untuk Kelompok 1 yaitu seperti memastikan sambungan pipa beton terpasang rapat dan kuat, memasang grounding mesin las, menyediakan tirai dan pembatas area kerja, memastikan penggunaan concrete vibrator dilakukan dengan aman dan tidak mengenai tulangan, serta mewajibkan penggunaan APD lengkap. Setelah pengendalian diterapkan, tingkat risiko dominan mengalami penurunan dari 4 kategori high risk dan 41 moderate risk menjadi 40 low risk dan 5 moderate risk; selain itu, nilai risk rating pada risiko dominan berkategori high risk menurun dari 13 menjadi 6 sehingga berubah menjadi kategori moderate risk. | |
| dc.description.sponsorship | Ir. Diah Ayu Restuti Wulandari, S.T., M.T. | |
| dc.identifier.uri | https://repository.unej.ac.id/handle/123456789/9926 | |
| dc.publisher | Fakultas Teknik | |
| dc.subject | Kecelakaan Kerja | |
| dc.subject | K3 | |
| dc.subject | Pengendalian Risiko | |
| dc.subject | Gedung | |
| dc.title | Analisis Risiko K3 Tenaga Kerja pada Pekerjaan Struktur Hotel Adiwana Alas Harum Bali dengan Metode Hirarc dan Fishbone Diagram | |
| dc.type | Other |
