Kepentingan Prancis Menjadi Anggota IORA
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Abstract
Prancis memiliki teritori luar negeri (di luar batas-batas Eropa) yang tersebar
ke empat penjuru bumi, yakni Samudra Hindia (Kepulauan Reunion dan Mayotte)
Atlantik (Martinik, Guadeloupe, Guyana Prancis, St. Pierre dan Miquelon), dan
Pasifik (Kaledonia Baru, Polenesia Prancis, Wallis dan Futuna), serta perbatasan
darat Antartika hingga hutan hujan Amazon yang luas. Prancis bertanggung jawab
atas luasnya kepemilikan teritori tersebut untuk menjaga dan mempertahankan
kedaulatannya. Pada konteks ini, Prancis melibatkan Kepulauan Reunion di
Samudra Hindia dalam organisasi regional IORA. Rekam jejak keterlibatan Prancis
di IORA berawal sebagai mitra dialog pada tahun 2001, kemudian pada Januari
2021 statusnya resmi beralih menjadi anggota IORA. Peralihan status Prancis mulai
dari mitra dialog hingga menjadi anggota IORA menimbulkan pertanyaan.
Fenomena ini menarik untuk diteliti guna mengetahui kepentingan Prancis menjadi
anggota IORA dengan segala cost yang dibayarkan.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan mengumpulkan
data sekunder dari jurnal, website, dan buku. Kemudian untuk menganalisis data,
penulis menggunakan analisis data deskriptif kualitatif yang menerapkan empat
metode, yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penggambaran
kesimpulan. Batasan waktu yang ditetapkan penulis dalam penelitian ini, yaitu
tahun 2001 (ketika Prancis bergabung menjadi mitra dialog IORA), 2020 (ketika
Prancis menjadi anggota IORA), dan 2023 (ketika Prancis menjalankan
keanggotaannya di IORA).
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kepentingan Prancis menjadi
anggota IORA adalah karena adanya pemanfaatan geopolitik Samudra Hindia atas
kepemilikan Kepulauan Reunion. Strategi tersebut merupakan ajang perluasan dan
penguatan pengaruh bahwa Prancis memiliki kontribusi yang signifikan terhadap
stabilitas di Kawasan Samudra Hindia, terutama dampak progresif terhadap stabilitas Kepulauan Reunion. Upaya strategis Prancis difokuskan pada
kepentingan geopolitik yang mencakup keamanan, ekonomi, dan politik. Pada
implementasinya, kepentingan Prancis ketika menjadi anggota IORA akan lebih
optimal sebab semua biaya yang dikeluarkan terbayar oleh pemanfaatan hak
keanggotaanya. Prancis akan dilibatkan dalam setiap urusan terkait Samudra Hindia
melalui kerja sama dan aliansi dibandingkan menjadi mitra dialog IORA. Oleh
karena itu, upaya Prancis dalam menjaga stabilitas Kepulauan Reunion
menjelaskan kepentingan strategisnya untuk memaksimalkan utilitas dan potensi
pulau tersebut dengan bergabung menjadi anggota IORA. Pemetaan strategi
tersebut ditujukan untuk mencapai kepentingan keamanan, ekonomi, dan politik.
Description
Reupload Repository 11 Februari 2026_Hasyim/Firdiana
