Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning Berbasis Stem Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas IV SD Materi Pengukuran Luas
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Abstract
Matematika merupakan mata pelajaran penting di pendidikan dasar, namun banyak siswa mengalami kesulitan dalam memahami dan menerapkan konsepnya dalam kehidupan nyata, yang berdampak pada hasil belajar. Hal ini menunjukkan perlunya inovasi pembelajaran yang variatif dan kontekstual. Observasi di UPT SD Negeri Sidorejo 1 Doko menunjukkan bahwa model pembelajaran langsung yang digunakan belum optimal dalam meningkatkan kompetensi siswa, sehingga diperlukan alternatif model pembelajaran. Peneliti memilih model Problem Based Learning (PBL) berbasis STEM karena dipercaya dapat meningkatkan pemahaman konsep dan hasil belajar matematika. PBL berfokus pada penyelesaian masalah konkret untuk mendorong siswa berpikir kritis, aktif, dan mandiri, sedangkan STEM mengintegrasikan empat disiplin ilmu (sains, teknologi, teknik, dan matematika) dalam konteks nyata, yang dapat meningkatkan motivasi dan keterlibatan siswa. Kombinasi PBL dan STEM diduga mampu memberikan manfaat ganda dalam pembelajaran matematika melalui pendekatan yang terintegrasi dan aplikatif. Meskipun banyak penelitian telah membahas efektivitas PBL dan STEM secara terpisah, penelitian mengenai pengaruh gabungan keduanya terhadap hasil belajar matematika siswa sekolah dasar, khususnya kelas IV, masih terbatas. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh signifikan model PBL berbasis STEM terhadap hasil belajar matematika siswa kelas IV sekolah dasar. Rumusan masalah pada penelitian ini yaitu Adakah pengaruh yang signifikan Model Pembelajaran PBL (Problem Based Learning) berbasis STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas IV SD. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adakah pengaruh yang signifikan Model Pembelajaran Problem Based Learning berbasis STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas IV SD.
Penelitian ini memilih metode penelitian Quasi Experimental Design dengan desain Posttest Only Control Group Design. Desain penelitian ini melibatkan kelompok eksperimen dan kelompok kontrol, namun kedua kelompok tersebut tidak diberi pretest., hanya posttest setelah perlakuan diberikan kepada kelompok eksperimen. Tujuan dari Posttest Only Control Group Design adalah untuk mengukur efek atau pengaruh suatu perlakuan (treatment) setelah intervensi diberikan, dengan membandingkan hasil antara kelompok eksperimen (yang menerima treatment) dan kelompok kontrol (yang tidak menerima treatment). Desain ini tidak menggunakan pretest, sehingga fokus utamanya terhadap hasil yang diperoleh setelah perlakuan diberikan. Cara menganalisis data yang dilakukan dalam penelitian kali ini ialah menggunakan uji prasyarat ( uji homogenitas dan uji normalitas) serta uji hipotesis yang menggunakan t-test.
Hasil dari penelitian ini adalah terdapat pengaruh model pembelajaran problem based learning terhadap hasil belajar siswa kelas IV UPT SD Negeri sidorejo 1 Doko, Blitar. Hal tersebut dibuktikan dengan perhitungan uji t sampel terpisah menggunakan SPSS versi 25 menunjukkan hasil t hitung sebesar 7,632 yang dikonsultasikan pada t tabel dengan taraf signifikansi 5%. Nilai ttabel dengan df 46 pada taraf signifikasi 5% yaitu 2,013. Kesimpulan hasil analisis tersebut berarti terdapat pengaruh yang signifikan dari model problem based learning berbasis STEM (Science, technology, Engineering and Mathematic) terhadap hasil belajar matematika peserta didik kelas IV UPT SD Negeri Sidorejo 1 Doko, Blitar, sehingga Hipotesis nihil (Ho) ditolak dan hipotesis alternatif (Ha) diterima, apabila hasil uji t > t tabel dengan tingkat signifikan 5% atau 0,05.
Description
Reupload File Repositori 3 Februari 2026_Yudi/Rega
