Pengaruh Pemberian Minyak Ikan Lemuru (Sardinella longiceps) Terhadap Kadar Hemoglobin Mencit (Mus musculus) Model Kurang Gizi
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Kedokteran Gigi
Abstract
Kurang gizi merupakan keadaan seseorang yang kekurangan asupan nutrisi
seperti protein, karbohidrat, lemak, dan vitamin yang dibutuhkan oleh tubuh.
Kurang gizi dapat mengakibatkan penurunan kadar hemoglobin dalam tubuh karena
adanya penurunan asam amino glisin yang dibutuhkan dalam sintesis hemoglobin
dan gangguan dalam pengangkutan zat besi oleh karena penurunan protein
transferin. Kadar hemoglobin dalam tubuh yang menurun akibat kondisi kurang gizi
dapat mengakibatkan suplai oksigen ke jaringan dan organ-organ tubuh menurun,
terutama organ vital seperti otak dan jantung sehingga menyebabkan seseorang
mudah kelelahan, mengalami aritmia, gangguan pertumbuhan, penurunan daya
pikir, dan penurunan daya tahan tubuh. Berbagai dampak akibat kurang gizi
menekankan urgensitas untuk menghindari kondisi kurang gizi dengan cara
pemberian suplementasi minyak ikan lemuru yang memiliki kandungan asam
lemak omega-3. Kandungan asam lemak omega-3 dalam minyak ikan lemuru dapat
meningkatan pembentukan senyawa suksinil koA dan meningkatkan fluiditas serta
deformabilitas sel eritrosit yang berperan dalam peningkatan kadar hemoglobin
dalam tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari pemberian
minyak ikan lemuru terhadap kadar hemoglobin pada mencit model kurang gizi.
Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratoris dengan
desain penelitian pretest and post test control group. Penelitian ini menggunakan
subjek mencit jantan umur sapih yang dibagi menjadi 4 kelompok, yaitu kelompok
normal (mencit model sehat), kontrol negatif (mencit model kurang gizi), kontrol
positif (mencit model kurang gizi dengan induksi minyak ikan komersial), dan
perlakuan (mencit model kurang gizi dengan induksi minyak ikan lemuru). Mencit
kelompok kontrol negatif, kontrol positif, dan perlakuan dibuat menjadi model
kurang gizi terlebih dahulu dengan pemberian pakan rendah protein. Setelah
menjadi model kurang gizi, kelompok kontrol positif diinduksikan minyak ikan
komersial dan kelompok perlakuan diinduksikan minyak ikan lemuru. Pengukuran
hemoglobin dilakukan sebanyak 3 kali, yaitu pada saat pengukuran 1 (hari pertama
setelah adaptasi), pengukuran 2 (hari pertama mengalami kurang gizi), dan
pengukuran 3 (hari terakhir induksi minyak ikan). Pengukuran kadar hemoglobin
menggunakan metode Point of Care Testing (POCT) dilakukan dengan perangkat
Easytouch® GCHb. Hasil pengukuran kadar hemoglobin tersebut kemudian
dilakukan analisis data menggunakan SPSS dengan uji parametrik One-Way Anova
dan dilanjutkan dengan uji post hoct LSD.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar hemoglobin pada kelompok
normal cenderung konstan pada kadar normal yaitu 14-15 g/dL. Sedangkan, kadar
hemoglobin pada mencit model kurang gizi memiliki kadar hemoglobin lebih
rendah yaitu <13,6 g/dL. Kelompok mencit model kurang gizi dengan pemberian
minyak ikan mengalami pemulihan dari kondisi kurang gizi pada hari ke-5 setelah
induksi minyak ikan. Pemberian minyak ikan lemuru secara signifikan
meningkatkan kadar hemoglobin menjadi 14,02 g/dL. Sementara itu, pemberian
minyak ikan komersial secara signifikan meningkatkan kadar hemoglobin menjadi
14,25 g/dL. Peningkatan kadar hemoglobin setelah induksi minyak ikan dapat
terjadi karena adanya kandungan omega-3 yang tinggi pada minyak ikan. Kadar
hemoglobin kelompok mencit model kurang gizi yang diberikan minyak ikan
komersial lebih tinggi daripada kelompok yang diberikan minyak ikan lemuru
karena pada minyak ikan tersebut selain kandungan omega-3, juga terdapat
kandungan vitamin A dan vitamin D. Kadar hemoglobin kelompok mencit model
kurang gizi tanpa pemberian minyak ikan menjadi paling rendah dibanding
kelompok lain karena pakan standar saja tanpa nutrisi tambahan lain belum dapat
mengembalikan kadar hemoglobin kembali normal.
Kesimpulan yang didapatkan dari penelitian ini adalah terjadi peningkatan
kadar hemoglobin pada mencit (Mus muculus) model kurang gizi setelah diberikan
minyak ikan lemuru (Sardinella longiceps).
Description
Reupload Repositori File 10 Maret 2026_Kholif Basri
