Pengaruh Pendekatan Pembelajaran Bridging Analogy terhadap Kemampuan Penalaran Matematis Siswa SMP pada Materi Teorema Pythagoras
| dc.contributor.author | Adilla Putri Defriandhani | |
| dc.date.accessioned | 2026-02-13T03:09:20Z | |
| dc.date.issued | 2025-01-24 | |
| dc.description | Reaploud Repository February_agus | |
| dc.description.abstract | Pembelajaran matematika adalah proses untuk membantu peserta didik dalam mempelajari ilmu matematika dengan baik. Pembelajaran matematika merupakan proses interaksi antara pendidik dengan peserta didik dalam proses penguasaan ilmu matematika agar tercapai tujuan yang diharapkan. Kemampuan bernalar merupakan salah satu aspek dalam pembelajaran matematika. Pendekatan pembelajaran yang tepat dapat membantu peserta didik dalam meningkatkan pemahaman bernalar. Pendekatan pembelajaran Bridging Analogy adalah pendekatan yang melibatkan aktivitas menghubungkan pengetahuan yang sudah dimiliki dengan pengetahuan baru untuk membantu peserta didik mencapai kesimpulan. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 02 Tempurejo. Pemilihan sampel dilakukan dengan menggunakan Nonequivalent control grup design. Pada penelitian ini, kelas yang dijadikan sampel adalah kelas VIII B dan VIII C sebanyak 54 siswa dengan rincian kelas VIII B sebanyak 26 siswa digunakan sebagai kelas kontrol dan kelas VIII C sebanyak 28 siswa digunakan sebagai kelas eksperimen. Pengumpulan data menggunakan tes kemampuan penalaran matematis pada materi teorema pythagoras. Data yang didapat selanjutnya diuji nomalitas dan homogenitasnya sebelum uji hipotesis. Uji Hipotesis pada penelitian ini menggunakan uji mann withney. Pengambilan data dan pembelajaran dilaksanakan dalam lima kali pertemuan dengan rincian pada pertemuan pertama dilakukan pengambilan nilai UTS siswa Kelas VIII A s/d VIII D. Kemudian, pertemuan kedua dilaksanakan pretest pada kelas kontrol dan kelas eksperimen. Nilai pada pretest lakukan uji normalitas dan homogenitas. Uji normalitas pada nilai pretest dilakukan untuk membuktikan bahwa sampel yang digunakan dapat mewakili populasi. Dan uji homogenitasnya digunakan untuk melihat bahwa kelas kontrol dan eksperimen memiliki kemampuan yang setara. Proses pembelajaran dilakukan selama 4 × 40 menit atau dua pertemuan. Pada akhir pertemuan dilakukan posttest pada kelas eksperimen dan kelas kontrol. Kemudian, dilakukan uji normalitas dan uji homogenitas. Hasilnya menyatakan bahwa data tidak berdistribusi normal, namun data tersebut homogen. Sehingga, uji hipotesis yang dilakukan menggunakan uji mann withney. | |
| dc.description.sponsorship | Dosen Pembimbing Utama : Dr. Dian Kurniati, S.Pd., M.Pd. Dosen Pembimbing Anggota : Inge Wiliandani Setya Putri, S.Pd., M.Pd. | |
| dc.identifier.uri | https://repository.unej.ac.id/handle/123456789/3265 | |
| dc.language.iso | other | |
| dc.publisher | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan | |
| dc.subject | Pendekatan Pembelajaran | |
| dc.subject | Bridging Analogy | |
| dc.subject | Kemampuan | |
| dc.subject | Teorema Pythagoras | |
| dc.title | Pengaruh Pendekatan Pembelajaran Bridging Analogy terhadap Kemampuan Penalaran Matematis Siswa SMP pada Materi Teorema Pythagoras | |
| dc.type | Other |
