Efektivitas Layanan Kependudukan Melalui Aplikasi Identitas Kependudukan Digital dalam Meningkatkan Pelayanan Publik di Era Transformasi Digital pada Kecamatan Prambon Kabupaten Sidoarjo

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Abstract

Transformasi digital dalam pelayanan publik menjadi salah satu agenda strategis pemerintah, termasuk di bidang administrasi kependudukan. Aplikasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) diluncurkan untuk mempermudah akses layanan secara daring. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas pemanfaatan aplikasi IKD dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kecamatan Prambon, Kabupaten Sidoarjo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini meliputi pegawai pelayanan kependudukan di Kecamatan Prambon dan masyarakat sebagai pengguna layanan IKD, yang dipilih secara purposive. Teknik keabsahan data dilakukan melalui triangulasi sumber dan teknik, untuk memastikan bahwa data yang diperoleh akurat dan dapat dipertanggungjawabkan. Analisis data dilakukan dengan teori Miles & Huberman (2014), melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian dianalisis menggunakan teori efektivitas pelayanan publik menurut Agus Dwiyanto (2006), yang meliputi indikator produktivitas, kualitas layanan, responsivitas, dan akuntabilitas. Temuan menunjukkan bahwa: dari segi produktivitas, aplikasi IKD mampu mempercepat pelayanan, namun tingkat aktivasi masyarakat masih rendah (16,25%) penduduk yang telah melakukan aktivasi; kedua, dari segi kualitas layanan, aksesibilitas meningkat bagi pengguna yang memahami teknologi, meski masih terdapat kendala perangkat dan rendahnya literasi digital; ketiga, dari segi responsivitas, petugas belum sepenuhnya proaktif sosialisasi hanya terbatas saat pelayanan langsung; dan keempat, dari segi akuntabilitas, sistem pelayanan mulai transparan, tetapi edukasi perlindungan data masih minim. Dapat disimpulkan bahwa meskipun aplikasi IKD membawa kemajuan dalam digitalisasi pelayanan publik, efektivitasnya belum sepenuhnya optimal. Diperlukan peningkatan sosialisasi, pelatihan digital masyarakat, dan sistem pelayanan yang lebih menyeluruh agar manfaat IKD dapat dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat.

Description

Reupload file repositori 5 Februari 2026_Yudi

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By