Implementasi Balance Exercise pada Pasien Post Stroke dengan Gangguan Mobilitas Fisik di Wilayah Kerja Puskesmas Sukodono

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Keperawatan

Abstract

Gangguan mobilitas fisik pada pasien post stroke hemiparesis terjadi karena penurunan kekuatan otot, keterbatasan gerak, hingga kesulitan dalam melakukan aktivitas sehari-hari pasien post stroke yang mengalami gangguan mobilitas fisik jika tidak segera ditangani dapat menyebabkan atrofi atau penyusutan pada saraf atau jaringan, kekakuan sendi, penurunan kontraksi otot dan dapat berkontribusi pada nyeri saat bergerak hingga jika dibiarkan dalam jangka waktu panjang dapat menyebabkan penderita mengalami penurunan semangat hidup. Dari kondisi tersebut diperlukan intervensi rehabilitasi berupa latihan penguatan otot melalui Balance Exercise yang bertujuan untuk mengidentifikasi peningkatan kekuatan otot dan keseimbangan tubuh pada pasien post stroke. Penelitian ini menggunakan desain studi kasus pada satu pasien perempuan usia 56 tahun dengan post stroke hemiparesis kanan dan masalah keperawatan gangguan mobilitas fisik di wilayah kerja Puskesmas Sukodono. Intervensi yang diterapkan adalah latihan penguatan otot dengan Balance Exercise yang dilakukan sebanyak 4 kali pertemuan selama seminggu, dengan durasi 30 menit dengan sesi istirahat disetiap latihannya. Instrumen yang digunakan meliputi tensimeter,lembar penilaian risiko jatuh, lembar observasi kemampuan fungsional, lembar observasi kekuatan otot serta lembar observasi SLKI. Setelah dilakukan implementasi Balance Exercise selama empat kali pertemuan, terjadi peningkatan kekuatan otot ekstremitas bawah kanan dari skala 2 menjadi 3. Rentang gerak (ROM) kaki meningkat dari 30° menjadi 45°. Kemampuan berjalan pasien meningkat dari tidak mampu berjalan ke samping menjadi mampu berjalan sebanyak 12 langkah pada pertemuan terakhir. Selain itu, keseimbangan saat duduk, berdiri, dan berjalan mengalami peningkatan serta nyeri menurun dari skala 4 menjadi 3. Implementasi Balance Exercise efektif dalam meningkatkan kekuatan otot, keseimbangan, dan kemampuan mobilitas fisik pada pasien post stroke dengan gangguan mobilitas fisik. Latihan ini dapat dijadikan intervensi nonfarmakologis yang mudah diterapkan dengan dukungan keluarga secara berkelanjutan.

Description

Validasi dan Finalisasi Ratna 9 Juli 2026

Citation

Collections

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By