Pengaruh Pelatihan, Kompensasi dan Budaya Organisasi Terhadap Kinerja Karyawan pada Perumdam Tirta Pandalungan Jember
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Ekonomi dan Bisnis
Abstract
Sumber daya manusia merupakan faktor penting dalam keberhasilan
organisasi karena berperan sebagai penggerak seluruh aktivitas organisasi. Kineja
karyawan menjadi salah satu aspek yang menentukan tercapainya tujuan organisasi,
terutama pada perusahaan yang bergerak di bidang pelayanan publik. Perumdam
Tirta Pandalungan Jember sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang
menyediakan layanan air bersih dituntut memiliki kinerja yang optimal. Namun
demikian, masih terdapat berbagai keluhan masyarakat terkait pelayanan yang
diberikan, seperti lambatnya penaganan keluhan, air yang sering mati tanpa
pemberitahuan, serta kualitas air yang dinilai kurang baik. Kondisi tersebut
menunjukkan perlunya upaya peningkatan kinerja karyawan.
Penelitian ini dilakukan pada Perumdam Tirta Pandalungan Jember dengan
menggunakan pendekatan kuantitatif dengan model explanatory research. Populasi
penelitian adalah seluruh karyawan tetap Perumdam Tirta Pandalungan Jember
yang berjumlah 178 orang. Sampel penelitian sebanyak 116 responden ditentukan
menggunakan purposive sampling dengan kriteria karyawan tetap yang pernah
mengikuti pelatihan pada tahun 2024-2025. Data yang digunakan terdiri dari data
primer yang diperoleh melalui penyebaran kuesioner dan wawancara, serta data
sekunder yang diperoleh dari berbagai sumber pendukung. Metode analisis yang
digunakan meliputi uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas, analisis regresi linier
berganda, uji multikolinearitas, uji heterokedastisitas, dan uji hipotesis (uji t).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan tidak berpengaruh
signifikan terhadap kinerja karyawan Perumdam Tirta Pandalungan Jember.
Sebaliknya, kompensasi dan budaya organisasi berpengaruh positif dan signifikan
terhadap kinerja karyawan, dengan kompensasi sebagai variabel yang paling
dominan. Berdasarkan hasil tersebut, perusahaan disarankan untuk meningkatkan
kualitas dan keberlanjutan program pelatihan, menerapkan sistem kompensasi yang
lebih adil dan transparan, serta memperkuat budaya organisasi guna mendukung
peningkatan kinerja karyawan.
Description
Validasi file repositori 26 Agustus 2026_Firli
