Toksisitas Campuran Estrak Daun Sirih (Piper betle) dan Daun Jeruk Nipis (Citrus aurantiifolia) Terhadap Larva Nyamuk Aedes aegypti serta Pemanfaatannya Sebagai Buku Referensi

dc.contributor.authorFarach Najad Izzati
dc.date.accessioned2026-02-11T06:47:20Z
dc.date.issued2024-05-30
dc.descriptionReaploud file repository 11 februari 2026_agus/feren
dc.description.abstractNyamuk Aedes aegypti merupakan vektor penyebar penyakit demam berdarah. Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur menyatakan bahwa pada tahun 2020 angka kematian masyarakat yang terkena penyakit DBD sebesar 0,8% sedangkan pada tahun 2021 angka kematian naik menjadi 1,1%. Kenaikan angka kematian kasus DBD pada tahun 2021 menyatakan bahwa angka tersebut berada diatas target nasional yakni >1% sehingga diperlukan adanya pengendalian siklus hidup nyamuk Aedes aegypti untuk mencegah perluasan penyakit DBD. Proses pengendalian siklus hidup pada nyamuk dapat dilakukan secara kimiawi maupun alami. Penggunaan bahan kimia sebagai pengendali siklus hidup nyamuk dapat menimbulkan resistensi pada nyamuk, mencemari lingkungan serta mengganggu kesehatan manusia sehingga bahan alami lebih disarankan untuk digunakan sebagai bahan biolarvasida. Tanaman yang dapat digunakan sebagai bahan biolarvasida adalah tanaman dengan jenis kandungan zat tertentu seperti minyak atsiri, alkaloid, flavonoid, saponin, dan tanin yang dapat ditemukan pada daun sirih dan daun jeruk nipis. Alkaloid bekerja sebagai racun perut, saponin merupakan jenis senyawa yang dapat memperlambat sistem kerja hormon pertumbuhan pada larva, sedangkan flavonoid akan menghambat sistem pernapasan yakni mengakibatkan adanya kelayuan pada sistem saraf serta kerusakan pada sistem pernapasan sehingga menyebabkan kematian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besar toksisitas (LC50) campuran ekstrak daun sirih (Piper betle) dan daun jeruk nipis (Citrus aurantiifolia) terhadap larva nyamuk Aedes aegypti dengan waktu dedah selama 24 jam. Penelitian dilakukan di Sub Laboratorium toksikologi dan Parasitologi Program Studi Pendidikan Biologi Universitas Jember untuk proses pembuatan campuran ekstrak daun sirih dan daun jeruk nipis. Penelitian ini dilakukan dilakukan pada bulan April 2023- Januari 2024. Penelitian terdiri atas uji pendahuluan dan uji akhir. Uji pendahuluan digunakan untuk menentukan konsentrasi campuran ekstrak daun sirih (Piper betle) dan daun jeruk nipis (Citrus aurantiifolia) yang dapat membunuh 5% dan 95% larva uji dalam waktu dedah selama 24 jam tanpa pengulangan. Uji akhir terdiri atas 8 perlakuan, dengan 20 ekor larva uji pada masing-masing perlakuan. Serial konsentrasi yang digunakan pada uji akhir adalah 100 ppm, 300 ppm, 500 ppm, 700 ppm, 900 ppm, 1.100 ppm. LC50 ditentukan dengan analisis probit menggunakan software SPSS. Hasil analisis probit menunjukkan bahwa besar konsentrasi campuran ekstrak daun sirih (Piper betle) dan daun jeruk nipis (Citrus aurantiifolia) untuk memeatiakn 50% total larva uji sebesar 496,610 ppm. Hasil penelitian mengenai toksisitas campuran ekstrak daun sirih (Piper betle) dan daun jeruk nipis (Citrus aurantiifolia) terhadap mortalitas larva nyamuk Aedes aegypti akan dipublikasikan dengan tertulis dalam bentuk buku referensi. Uji validasi buku dilakukan oleh 3 validator dari dosen Pendidikan Biologi Universitas Jember dan 1 orang mahasiswa Pendidikan Biologi Universitas Jember. Dosen sebagai ahli materi, 1 dosen sebagai ahli media, dan 1 mahasiswa sebagai pengguna. Kesimpulan penelitian yang telah dilakukan adalah campuran ekstrak daun sirih (Piper betle) dan daun jeruk nipis (Citrus aurantiifolia) bersifat toksik terhadap larva nyamuk Aedes aegypti karena nilai LC50 <1.000 ppm sehingga dapat digunakan sebagai biolarvasida baru karena memiliki kandungan toksisitas yang tinggi. Buku referensi yang telah disusun dinyatakan layak untuk dijadikan sebagai bacaan. Saran dalam penelitian yang telah dilakukan adalah melakukan uji kandungan fitokimia pada ekstrak dan melakukan uji toksisitas pada masing masing ekstrak yang dapat digunakan sebagai pembanding.
dc.description.sponsorshipDPU: Dr. Dwi Wahyuni, M.Kes., DPA: Prof. Dr. Joko Waluyo, M.Si.,
dc.identifier.urihttps://repository.unej.ac.id/handle/123456789/2902
dc.language.isoother
dc.publisherFakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
dc.subjectBiolarvacide
dc.subjectkematian
dc.titleToksisitas Campuran Estrak Daun Sirih (Piper betle) dan Daun Jeruk Nipis (Citrus aurantiifolia) Terhadap Larva Nyamuk Aedes aegypti serta Pemanfaatannya Sebagai Buku Referensi
dc.typeOther

Files

Original bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
Farach Najad Izzati - 200210103098.pdf
Size:
2.05 MB
Format:
Adobe Portable Document Format

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed to upon submission
Description: