kuntansi Mental Pada Mahasiswa Pendidikan Ekonomi yang Mengikuti Program Magang Bersertifikat Angkatan 4
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Abstract
Magang bersertifikat adalah salah satu program kampus merdeka, yang
bertujuan untuk memberikan pengalaman di dunia kerja. Salah satu benefit dari
mengikuti program magang bersertifikat adalah mendapatkan uang saku untuk
biaya hidup. Mahasiswa program studi pendidikan ekonomi umumnya memiliki
pengetahuan dasar tentang prinsip-prinsip akuntansi dan pengelolaan keuangan.
Fenomena yang terjadi pada mahasiswa Pendidikan Ekonomi alumni Magang
bersertifikat angkatan 4 yang habis mendapatkan tambahan uang saku berupa
bantuan biaya hidup, dimana untuk memenuhi kebahagiaan dirinya mereka bergaya
hidup konsumtif dengan mengikuti tren seperti membeli barang yang mereka
inginkan, seperti pakaian, gadget, atau sekedar hiburan. Salah satu aspek yang
memengaruhi mahasiswa dalam mengatur keuangan adalah pola pikir akuntansi
mental.
Fenomena ini berbeda dari penelitian-penelitian sebelumnya, berdasarkan
wawancara dari beberapa mahasiswa dalam kesehariannya tanpa disadari telah
melakukan perilaku akuntansi mental. Dimana perilaku akuntansi mental ini dapat
membantu mahasiswa untuk mengembangkan kebiasaan keuangan yang baik dan
akan bermanfaat bagi mereka di kemudian hari. Oleh karena itu, penelitian ini akan
menggali lebih dalam tentang bagaimana perilaku akuntansi mental dalam
pengelolaan keuangan yang dilakukan oleh mahasiswa sudah dilakukan dengan
baik atau sebaliknya. Tujuan dari adanya penelitian ini adalah untuk menganalisis
terkait dengan perilaku akuntansi mental dalam mengelola keuangan oleh
mahasiswa Program Studi Pendidikan Ekonomi FKIP Universitas Jember yang
mengikuti program magang bersertifikat angkatan 4.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan lokasi
penelitian di lingkungan Program Studi Pendidikan Ekonomi Universitas Jember.
Berdasarkan teknik purposive sampling, maka informan yang dijadikan subjek
penelitian terdiri dari 11 (sebelas) mahasiswa. Metode pengumpulan data
menggunakan wawancara mendalam, observasi, dan dokumen. Metode analisis
data menggunakan tahapan reduksi data, penyajian data, kesimpulan/verifikasi
data. Data dalam penelitian ini dibagi menjadi 2 yakni data primer yang diperoleh
melalui wawancara dan observasi, serta data sekunder yang diperoleh melalui
dokumen pelengkap seperti data catatan keuangan pribadi mahasiswa. Uji
keabsahan data menggunakan teknik triangulasi sumber.
Hasil penelitian ini adalah mahasiswa Pendidikan Ekonomi alumni magang
bersertifikat angkatan 4 melakukan perilaku akuntansi mental dalam pengelolaan
keuangan kesehariannya. Dimulai dari organize (mengatur keuangan), making
decisions (pengambilan keputusan keuangan), dan evaluate (evaluasi keuangan).
Informan mengelompokkan mengelompokkan pendapatan untuk konsumsi
(current income), tabungan (current asset) dan investasi (future income). Akan
tetapi ketika pengambilan keputusan dilakukan beberapa mahasiswa menyelipkan
akun mental yang ambigu disebut dengan self love atau self rewarding seperti
membeli barang yang diinginkan, nonton bioskop, travelling, dan kulineran. Akun
mental ini bersifat ambigu, karena dikategorikan sebagai kebutuhan pokok yang
harus dipenuhi atau hiburan (keinginan pribadi) alih-alih bertujuan memperbaiki
mental illness, sehingga akun ini dapat menarik anggaran dari saving yang telah
dilakukan yang dapat memicu pengeluaran berlebih atau overspending.
Cara informan mengelompokkan pendapatan, tanpa disadari sebagian
informan memiliki self control yang baik. Hal ini dibuktikan bahwa informan
mengelompokkan pendapatan dikhususkan untuk konsumsi sesuai dengan
kebutuhan yaitu masuk dalam kelompok pendapatan saat ini, membeli barang
didasarkan pada nilai manfaat, dan pada tahap evaluasi jika pengeluaran dirasa
boros pada periode sekarang, maka informan selalu mengusahakan untuk lebih
hemat untuk pengeluaran pada periode berikutnya. Hal ini menunjukkan peran
akuntansi mental berperan sebagai self control dalam mengelola keuangan
Description
upload by Teddy_13.04.2026
