Hubungan Perilaku Manajemen Diri dengan Risiko Ulkus Kaki pada Orang dengan Diabetes Melitus Tipe 2 di Wilayah Kerja Puskesmas Tempurejo

dc.contributor.authorSonya Nathania Putri Alvina
dc.date.accessioned2026-02-02T07:07:25Z
dc.date.issued2024-10-29
dc.descriptionReupload Repository 2 Februari 2026_Hasim/Firdiana
dc.description.abstractKerentanan pada orang dengan Diabetes Melitus (DM) tipe 2 dapat mengakibatkan berbagai komplikasi penyakit salah satunya ulkus kaki diabetes. Komplikasi jangka panjang berupa ulkus kaki diabetes dapat menyebabkan penuruan kualitas hidup, kecacatan, bahkan amputasi. Luka kaki diabetes dapat timbul akibat dari neruopati diabetik, penyakit arteri perifer (PAD) dan kadar gula darah yang tidak terkontrol akibat rendahnya kesadaran orang dengan DM untuk melakukan perilaku manajemen diri diabetes. Salah satu upaya mengurangi risiko ulkus kaki diabetes adalah dengan melakukan perilaku manajemen diri secara baik. Adapun tujuan penelitian ini untuk menganalisis hubungan perilaku manajemen diri diabetes dengan risiko ulkus kaki pada orang dengan DM tipe 2 di Wilayah Kerja Puskesmas Tempurejo Penelitian ini menggunakan desain penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional dengan teknik probability sampling dengan pendekatan stratified random sampling dan diperoleh 143 responden. Proses pengambilan data menggunakan lembar observasi In-Low 60-Second Diabetic Foot Screen Screening Tool dan kuisioner Diabetes Self-Management Questionare-Revised (DSMQ-R). analisis dilakukan untuk mengetahui hubungan perilaku manajemen diri dengan risiko ulkus kaki pada orang dengan DM tipe 2 menggunakan Spearman-Rho dengan tingkat signifikasi 0,05. Penelitian dilakukan pada bulan Mei-Juni 2025 dan telah mendapatkan izin melalui telaah etik penelitian oleh Fakultas Keperawatan Universitas Jember dengan nomor surat 038/UN25.1.14/KEPK/2025 Hasil penelitian didapatkan 74 (51,7%) responden memiliki perilaku manajemen diri yang baik dan 69 (48,3%) memiliki perilaku manajemen diri yang buruk. 39 (27,3%) responden mengalami risiko rendah ulkus kaki diabetes, 73 (51%) responden mengalami risiko sedang ulkus kaki diabetes, dan 31 (21,7%) responden mengalami risiko tinggi terkena ulkus kaki diabetes. Hasil uji Spearman-Rho didapatkan hasil nilai p-value 0,000<0,05, dengan tingkat korelasi nilai r -0,520. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan antara perilaku manajemen diri dengan risiko ulkus kaki pada orang dengan DM tipe 2 di Wilayah Kerja Puskesmas Tempurejo Kabupaten Jember. Berdasarkan arah korelasi didapatkan bawasannya semakin baik perilaku manajemen diri yang dilakukan maka risiko luka kaki akan semakin rendah. Adanya Kesimpulan tersebut maka diharapkan tenaga kesehatan di Wilayah Puskesmas Tempurejo dapat melibatkan orang dengan DM tipe 2 sebagai mitra dalam menyukseskan program pengendalian penyakit tidak menular. Perawat komunitas di Wilayah Puskesmas Temnpurejo dapat lebih proaktif menyusun intervensi edukatif yang berkelanjutan pada program posbindu PTM
dc.description.sponsorshipDPU: Ns. Fahruddin Kurdi, S.Kep., M.Kep DPA: Hanny Rasni, S.Kp., M.Kep
dc.identifier.urihttps://repository.unej.ac.id/handle/123456789/989
dc.language.isoother
dc.publisherFakultas Keperawatan
dc.subjectDiabetes Melitus
dc.subjectRisiko Ulkus Kaki
dc.titleHubungan Perilaku Manajemen Diri dengan Risiko Ulkus Kaki pada Orang dengan Diabetes Melitus Tipe 2 di Wilayah Kerja Puskesmas Tempurejo
dc.typeOther

Files

Original bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
SONYA NATHANIA PUTRI ALVINA - 212310101165.pdf
Size:
5.71 MB
Format:
Adobe Portable Document Format

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed to upon submission
Description: