Hubungan Perilaku Manajemen Diri dengan Risiko Ulkus Kaki pada Orang dengan Diabetes Melitus Tipe 2 di Wilayah Kerja Puskesmas Tempurejo
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Keperawatan
Abstract
Kerentanan pada orang dengan Diabetes Melitus (DM) tipe 2 dapat mengakibatkan
berbagai komplikasi penyakit salah satunya ulkus kaki diabetes. Komplikasi jangka
panjang berupa ulkus kaki diabetes dapat menyebabkan penuruan kualitas hidup,
kecacatan, bahkan amputasi. Luka kaki diabetes dapat timbul akibat dari neruopati
diabetik, penyakit arteri perifer (PAD) dan kadar gula darah yang tidak terkontrol
akibat rendahnya kesadaran orang dengan DM untuk melakukan perilaku
manajemen diri diabetes. Salah satu upaya mengurangi risiko ulkus kaki diabetes
adalah dengan melakukan perilaku manajemen diri secara baik. Adapun tujuan
penelitian ini untuk menganalisis hubungan perilaku manajemen diri diabetes
dengan risiko ulkus kaki pada orang dengan DM tipe 2 di Wilayah Kerja Puskesmas
Tempurejo
Penelitian ini menggunakan desain penelitian observasional analitik dengan
pendekatan cross sectional dengan teknik probability sampling dengan pendekatan
stratified random sampling dan diperoleh 143 responden. Proses pengambilan data
menggunakan lembar observasi In-Low 60-Second Diabetic Foot Screen Screening
Tool dan kuisioner Diabetes Self-Management Questionare-Revised (DSMQ-R).
analisis dilakukan untuk mengetahui hubungan perilaku manajemen diri dengan
risiko ulkus kaki pada orang dengan DM tipe 2 menggunakan Spearman-Rho
dengan tingkat signifikasi 0,05. Penelitian dilakukan pada bulan Mei-Juni 2025 dan
telah mendapatkan izin melalui telaah etik penelitian oleh Fakultas Keperawatan
Universitas Jember dengan nomor surat 038/UN25.1.14/KEPK/2025
Hasil penelitian didapatkan 74 (51,7%) responden memiliki perilaku manajemen
diri yang baik dan 69 (48,3%) memiliki perilaku manajemen diri yang buruk. 39
(27,3%) responden mengalami risiko rendah ulkus kaki diabetes, 73 (51%)
responden mengalami risiko sedang ulkus kaki diabetes, dan 31 (21,7%) responden mengalami risiko tinggi terkena ulkus kaki diabetes. Hasil uji Spearman-Rho
didapatkan hasil nilai p-value 0,000<0,05, dengan tingkat korelasi nilai r -0,520.
Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan antara perilaku
manajemen diri dengan risiko ulkus kaki pada orang dengan DM tipe 2 di Wilayah
Kerja Puskesmas Tempurejo Kabupaten Jember. Berdasarkan arah korelasi
didapatkan bawasannya semakin baik perilaku manajemen diri yang dilakukan
maka risiko luka kaki akan semakin rendah. Adanya Kesimpulan tersebut maka
diharapkan tenaga kesehatan di Wilayah Puskesmas Tempurejo dapat melibatkan
orang dengan DM tipe 2 sebagai mitra dalam menyukseskan program pengendalian
penyakit tidak menular. Perawat komunitas di Wilayah Puskesmas Temnpurejo
dapat lebih proaktif menyusun intervensi edukatif yang berkelanjutan pada program
posbindu PTM
Description
Reupload Repository 2 Februari 2026_Hasim/Firdiana
